Beta Oksidasi Asam Lemak (Metabolisme Asam Lemak)

0
70
reaksi beta oksidasi asam lemak
Tahapan proses reaksi beta oksidasi asam lemak

Artikel kali ini akan mendiskusikan tentang proses reaksi beta oksidasi asam lemak (fatty acid). Anda akan mengetahui bagaimana asam lemak mengalami rombakan dan masuk pada tahap produksi ATP. Mari kita simak dengan baik.

Asam Lemak (Fatty Acid)

Asam lemak memberikan cadangan energi yang begitu efektif dan efisien. Ini berpotensi menghasilkan lebih banyak energi dalam tiap gram nya ketimbang karbohidrat, semisal glukosa. Organ jantung kita juga mendapat dukungan kebutuhan energi nya sebesar 50 sampai 70% dalam bentuk ATP dari proses beta oksidasi asam lemak ini.

Metabolisme dan Reaksi Beta Oksidasi Asam Lemak

β-oksidasi asam lemak (fatty acid β-oxidation/ FAO) adalah suatu proses yang berjalan dalam beberapa step. Langkah-langkah ini merupakan pemecahan asam lemak menjadi beberapa jaringan yang memproduksi energi. Asam lemak masuk ke dalam sel melalui pengangkut asam lemak yang ada pada permukaan sel.

Proses katabolisme asam emak, yaitu:

  1. Transportasi asam lemak ke sitosol sel lalu mengalami proses aktivasi.
  2. Proses oksidasi karbon beta ke gugus karbonil.
  3. Perombakan 2 segmen karbon yang memproduksi asetil-CoA.
  4. Proses oksidasi asetil-CoA menjadi CO2 pada siklus tricarboksilat.
  5. Transportasi elektron dari elektron carrier ke rantai transpor elektron pada fosforilasi oksidatif.

Proses metabolisme di atas dirinci sebagai berikut:

1. Transportasi Asam Lemak ke Dalam Sitosol Sel Lalu Mengalami Aktivasi

Transpoter asam lemak yang berada pada membran sel antara lain:

  • fatty acid translocase (FAT/ CD36),
  • protein transport asam lemak – fatty acid transport proteins (FATP) spesifik jaringan, dan
  • fatty acid binding protein plasma membrane.

Sewaktu asam lemak telah memasuki sel, kemudian mengalami aktivasi dengan penambahan gugus CoA oleh enzim fatty acyl-CoA synthase (FACS), akan menghasilkan asil-CoA dengan rantai panjang.

2. Transportasi Fatty Acid Memasuki Mitokondria

Rantai panjang asil-CoA berubah menjadi asilkarnitin rantai panjang oleh carnitin palmitoyltransferase 1 (CPT1). Hal ini membuat kemungkinan bagian asam lemak mengalami transportasi melewati membran mitokondria via karnitin translokase.

Asilkarnitin rantai panjang ini kemudian mengalami konversi kembali menjadi asil-CoA rantai panjang oleh carnitin palmitoyltransferase 2 pada membran mitokondria dalam.

3. Oksidasi Asam Lemak

Rantai panjang asil-CoA masuk ke tahapan β-oksidasi asam lemak. Proses ini menghasilkan 1 asetil-koA dari tiap siklus β-oksidasi asam lemak. Asetil-KoA ini lalu masuk ke siklus asam trikarboksilat (TCA) pada mitokondria. Langkah-langkah beta oksidasi yang terjadi, antara lain:

  • Asil lemak-KoA dikonversi menjadi enoil-KoA enzim asil-KoA dehidrogenase.
  • Enoil-KoA lalu dikonversi jadi hidroksil-KoA oleh enzim enoil-KoA hidratase.
  • Hidroksiasil-KoA dikonversi jadi ketoasil-KoA oleh enzim hidroksiasil-KoA dehiderogenase.
  • Ketosil-KoA lalu diputus jadi asetil-KoA dan asam lemak yang sisa.
  • Astil Ko-A akan memasuki siklus krebs dan membuat energi. Sementara itu, sisa asam lemak akan mengulang kembali fase dari awal untuk memproduksi asetil-KoA yang lain.

Tiap-tiap asam lemak akan mengalami perombakan setiap 2 atom C nya. Contoh asam palmitat (16 atom C) berubah menjadi 8 asetil-KoA. Asetil-Koa ini lalu memasuki lingkaran krebs untuk memproduksi energi ATP.

Oleh sebab tiap tipe asam lemak mempunyai jumlah atom C tertentu maka jumlah asetil-KoA yang terbentuk juga akan bervariasi. Contoh seperti asam palmitat tadi. Contoh lain adalah asam arakidonat yang mengeluarkan 10 asetil-KoA, asam oleat 9 asetil-KoA, dan lain-lain.

4. Siklus Krebs

Nah, seperti penjelasan sebelumnya bahwasanya asetil-KoA yang dihasilkan akan memasuki lingkaran Krebs ini. Ini adalah tahapan lain dari proses produksi energi ATP. Bagian ini akan kami jelaskan secara terpisah pada artikel lainnya.

Semoga artikel mengenai beta oksidasi asam lemak ini bermanfaat bagi pembaca sekalian. Jangan upa bagikan dan gali informasi kesehatan umum lainnya di Blog DrZuhdy.com ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here