Daftar Obat Wajib Apotik (OWA)

0
64
obat wajib apotik
Rincian daftar obat wajib apotik di Indonesia

Selain menghasilkan obat generik, pemerintah juga menjamin distribusi akses obat di masyarakat. Salah satu caranya adalah menelurkan kebijakan Obat Wajib Apotik atau OWA. Obat wajib apotek adalah obat keras yang bisa diserahterimakan oleh apoteker pengelola apotek kepada pasien secara langsung. Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasan di bawah ini.

Obat Wajib Apotik (OWA)

Ada informasi obat wajib apotek yang direkomendasikan menurut keputusan menteri kesehatan. Obat-obatan ini boleh diserahkan kepada pasien tanpa memakai resep dari dokter. Adapun perihal kebijakan ini diatur oleh peraturan di bawah ini:

  • Keputusan Menteri Kesehatan nomor 347/MenKes/SK/VII/1990 tentang Obat Wajib Apotek, berisi Daftar Obat Wajib Apotek No.1.
  • Keputusan Menteri Kesehatan nomor 924/Menkes/Per/X/1993 tentang Daftar Obat Wajib Apotek No. 2.
  • Keputusan Menteri Kesehatan nomor 1176/Menkes/SK/X/1999 tentang Daftar Obat Wajib Apotek No. 3.

Tujuan Penetapan Obat Wajib Apotek (OWA)

Di dalam peraturan ini dijelaskan bahwasanya dalam rangka peningkatan kapabilitas masyarakat dalam usaha pertolongan diri sendiri di bidang kesehatan. Maka perlu didukung dengan penyediaan sarana yang bisa meningkatkan pengobatan sendiri secara tepat, rasional, dan tetap aman.

Peningkatan pengobatan sendiri yang tepat, rasional, dan tetap aman ini bisa diraih dengan cara peningkatan distribusi dan penyediaan obat yang diperlukan. Penyediaan obat ini juga haruslah didasarkan atas informasi yang tepat sehingga terjamin pemakaian yang tepat dari jenis obat tersebut.

Oleh sebab itulah, peranan apoteker dalam komunikasi, informasi, dan edukasi sangat penting di masyarakat. Peran ini harus ditingkatkan untuk mendukung peningkatan pengobatan sendiri. Walaupun telah diberika wewenang mengeluarkan obat keras, seorang apoteker pengelola apotek harus memahami persyaratan berikut ini.

  • Apoteker harus melaksanakan pencatatan dengan rapi dan benar tentang data pasien dan jenis penyakit yang dialami.
  • Apoteker harus memenuhi ketentuan jenis dan jumlah obat yang boleh dikeluarkan kepada satu orang pasien.
  • Apoteker harus mengedukasi pasien tentang obat, semisal indikasi dan kontraindikasi, cara penyimpanan dan pemakaian, serta efek samping obat dan tindak lanjut dalam penanganan efek samping.

Jenis OWA

Yang termasuk ke dalam daftar dan jenis obat OWA adalah obat-obata yang sesuai kriteria di bawah ini:

  • Tidak kontraindikasi kepada wanita hamil, anak di bawah umur 2 tahun, dan orang tua lebih dari 65 tahun.
  • Obat tidak menimbulkan risiko pada keberlanjutan penyakit.
  • Pemakaian obat tidak membutuhkan cara dan alat khusus yang harus dilakukan oleh tenaga kesehatan terampil.
  • Jenis obat tertentu pada penyakit dengan prevalensi yang tinggi di negara Indonesia.
  • Rasio keamanan obat lebih tinggi dari efek samping.

Rincian Obat Wajib Apotik No. 1

NoKelas TerapiNama ObatIndikasiJumlah Tiap Jenis Obat Untuk   Satu PasienCatatan
1Kontrasepsi oralTunggal
     Linestrenol
Kontrasepsi1 siklusPada siklus pertama diharuskan   memakai resep dokter.
     Akseptor KB disarankan kontrol ke dokter setiap 6 bulan.
Kombinasi:
     1. Etinodiol diasetat dan mestranol
     2. Norgestrel dan etinil estradiol
     3. Linestrenoil dan etinil estradiol
     4. Etinodiol diasetat dan etinil estradiol
     5. Levonorgestrel dan etinil estradiol
     6. Norethindrone dan mestranol
     7. Desogestrel dan etinil estradiol
Kontrasepsi1 siklusAkseptor lingkaran bir harus   memperlihatkan kartu
     Akspetor disarankan agar kontrol 1 x 6 bulan
2Obat saluran cernaAntispasmodik:
     Pavaperin, hyosin butilbromida, atropin SO4, atau ekstrak beladona
Kejang saluran pencernaanPaling banyak 20 tablet
Anti mual:
     Metoklopramid HCl
Tidak lebih dari 20 tabletBilamana mual tidak mereda atau bahkan bertambah parah maka   dianjurkan untuk ke dokter
Laksan:
     Bisacodyl suppositoria
KonstipasiMaksimal 3 suppositoria
3Obat rongga mulut dan tenggorokanHexetidinSariawan dan peradangan tenggorokanPaling banyak 1 botol
Triamsinolon asetonideSariawan derajat beratMaksimum 1 tube
4Obat saluran pernafasanAsma:
     Aminofilin supp
Asma bronkialPaling banyak 3 suppPemberian obat asma hanya merupakan pengobatan ulangan dari   dokter
KetotifenAsma bronkialMaksimum 10 tablet atau sirup 1 botol
Terbutalin SO4Asma bronkialPaling banyak 20 tablet, sirup 1 botol, dan inhaler 1 tabung
SalbutamolAsma bronkialMaksimum 20 tablet, sirup 1 botol, dan inhaler 1 tabung
Sekretolik dan mukolitik:
     Bromhexin
MukolitikPaling banyak 10 tablet atau sirup 1 botol
KarbosisteinMukolitikMaksimum 20 tablet atau sirup 1 botol
AsitelsisteinMukolitikPaling banyak 2 dus
Oksolamin citratMucoliticMaksimum sirup 1 botol
5Obat berdampak pada sistem neuromuskularAnalgetik, antipiretik:
     Metampiron
Nyeri kepala, pusing, demam, atau nyeri haidMaksimum 20 tablet atau sirup 1 botol
Asam mefenamatNyeri kepala/ gigiPaling banyak 20 tablet atau sirup 1 botol
GlafeninNyeri kepala/ gigiMaksimal 20 tablet
Metampiron + diazepamNyeri kepala dengan rasa tegangMaksimum 20 tablet
Antihistamin:
     Mebhidolin
Anti histamin atau anti alergiPaling banyak 20 tablet biasa, atau 3 tablet long acting
Feniramin hidrogen maleatAntihistamin atau pun anti alergiMaksimal 20 tablet biasa, atau 3 tablet long acting
Dimenhidhidrat maleatAnti alergi ataupun antihistaminPaling banyak 20 tablet biasa, atau 3 tablet long acting
AsetamizolAntihistamin ataupun anti alergiMaksimum 20 tablet biasa, atau 3 tablet long acting
OksomemazinAnti alergi ataupun antihistaminPaling banyak 20 tablet biasa, atau 3 tablet long acting
Homoklosiklizin HClAntihistamin ataupun anti alergiMaksimum 20 tablet biasa, atau 3 tablet long acting
Deksklorfeniramin maleat (CTM)Anti alergi ataupun antihistaminPaling banyak 20 tablet biasa, atau 3 tablet long acting
6Anti parasitObat cacing:
     Mebendazole
Infestasi cacing tambang, gelang, cambuk, atau kremiMaksimum 6 tablet atau sirup 1 botol
7Obat kulitAntibiotik:
     Tetrasiklin/ oksitetrasiklin
Infeksi bakteri di kulitPaling banyak 1 tube
KloramfenikolInfeksi bakteri di kulitMaksimum 1 tube
Framisetin SO4Infeksi bakteri di kulitPaling banyak 2 lembar
Neomycin SO4Infeksi bakteri di kulitMaksimum 1 tube
Gentamisin SO4Infeksi bakteri di kulitMaksimum 1 tube
EritromisinAkne vulgarisPaling banyak 1 botol
Kortikosteroid:
     Hidrokortison
Peradangan lokal dan alergiMaksimal 1 tube
FluprednilidenPeradangan lokal dan alergiMaksimum1 tube
TriamsinolonAlergi dan peradangan lokalisPaling banyak 1 tube
BetametasonAlergi dan peradangan lokalisMaksimal 1 tube
Fluokortolon/ fiflukortolonPeradangan lokal dan alergiMaksimum 1 tube
DesoksimatasonPeradangan lokal dan alergiPaling banyak 1 tube
Antiseptik lokal:
     Hexaklorofen
Desinfeksi kulitMaksimal 1 botol
Antifungi:
     Mikonazole nitrat
Infeksi jamur lokalisMaksimum1 tube
NistatinInfeksi jamur lokalisPaling banyak 1 tube
TolnafatInfeksi jamur lokalisMaksimal 1 tube
EkonazolInfeksi jamur lokalisMaksimum 1 tube
Anestesi lokal:
     Lidokain HCl
Anestesi lokalMaksmum 1 ampul
Enzim anti radang topikal   kombinasi:
     Heparinoid/ Heparin Na dengan Hialuronidase ester nikotinat
MemarPaling banyak 1 tube
Pemucat kulit:
     Hidrokuinon
Hiperpigmentasi kulitMaksimum 1 tube
Hidrokuinon dengan PABAHiperpigmentasi kulitPaling banyak 1 tube

List Obat Wajib Apotek No. 2

Rangkuman OWA No. 3

Daftar obat no 2 dan 3 masih dalam tahap update. mohon bersabar.

Nah, itu tadi penjelasan tentang daftar obat wajib apotik yang bisa kami bagikan. Mudah-mudahan bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here