Beranda blog

Sistem Peredaran Darah Manusia

0
Sistem Peredaran Darah Manusia
Sistem Peredaran Darah Pada Tubuh Manusia

Sistem peredaran darah pada tubuh manusia memiliki peran dalam mengalirkan nutrisi dan oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Racun, karbondioksida, dan hasil metabolisme lainnya juga dikeluarkan dari sel dan jaringan ke luar tubuh oleh sistem peredaran darah manusia ini. Selain kedua hal ini, masih banyak lagi peranan dan fungsi sistem peredaran darah manusia. Mari kita simak pada bahasan berikut ini.

Mengenal Sistem Peredaran Darah Pada Manusia

Dalam bidang kedokteran, sebutan sistem ini adalah sistem kardiovaskuler. Sistem kardiovaskuler adalah sistem organ yang berfungsi dalam penyaluran berbagai senyawa dan zat penting, termasuk nutrisi dan oksigen dari jantung ke seluruh jaringan tubuh.

Fungsi Sistem Kardiovaskuler

Mengapa kesehatan organ peredaran darah itu penting dijaga? Oleh karena, organ-organ ini berperan sebagai penyokong sistem ini yang memiliki berbagai fungsi yang perlu bagi tubuh. Beberapa fungsinya terinci berikut ini.

Selain itu, sistem kardiovaskuler juga akan mengangkut senyawa karbondioksia dan sisa-sisa metabolisme ke luar tubuh, menyalurkan sejumlah hormon ke seluruh jaringan tubuh, mendistribusikan panas tubuh agar merata, menjaga ketahanan kerja sistem organ lain, dan membantu pemulihan jaringan dan organ dari penyakit.

Organ Yang Termasuk Dalam Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem kardiovaskuler ini adalah sebuah sistem organ. Hal ini berarti ada sejumlah organ yang bekerja untuk menunjang kinerja sistem ini. Adapun organ-organ tersebut, antara lain:

Jantung

Jantung adalah organ vital bagi manusia karena organ ini berfungsi untuk memompa darah ke seluruh jaringan tubuh manusia. Organ ini berlokasi di rongga dada (di belakang tulang dada bagian kiri) diantara paru-paru. Ukuran jantung adalah sedikit lebih besar dari kepalan tangan kanan.

Jantung tersusun atas otot otot lurik jantung yang tidak ada pada otot lainnya pada bagian tubuh. Otot ini bekerja secara involunter atau tidak secara. Ini artinya jantung bekerja kontinu secara terus-menerus dengan irama yang tetap tanpa mengalami kelelahan

Jantung mempunyai empat ruangan yang terdiri dari dua serambi (atrium) dan dua bilik (ventrikel). Serambi dan bilik kiri adalah ruangan yang menyimpan darah bersih (darah kaya oksigen), sementara itu bilik dan serambi kanan adalah ruangan yang berisi darah kotor (darah kaya akan karbondioksida). Pada empat ruangan ini terdapat empat katup yang berfungsi menjaga agar aliran darah tetap pada jalan yang benar.

Denyut jantung normal pada orang dewasa kira-kira 60 sampai 100 kali setiap menit. Pada orang dewasa yang berprofesi sebagai atlit (terbiasa berolahraga), detak jantungnya bisa kurang dari 60 kali dalam satu menit.

Pembuluh Darah

Pembuluh darah adalah organ yang berbentuk tabung pipa yang tersusun oleh jaringan atau otot yang bersifat elastis. Ini bertugas dalam penghantaran darah dari jantung ke seluruh tubuh lalu kembali ke jantung. Pembagian pembuluh darah ada dua jenis, yaitu:

Arteri

Arteri adalah pembuluh darah yang berperan mengangkut darah keluar dari jantung ke seluruh tubuh dan paru-paru. Pembuluh ini membawa darah yang kaya kan oksigen (kecuali arteri pulmonalis).

Vena

Vena adalah pembuluh darah yang memiliki peran dalam proses pengangkutan darah kembali ke jantung. Kebalikan dari arteri maka vena membawa darah yang banyak mengandung karbondioksida (kecuali vena pulmonalis).

Darah

Darah adalah komponen yang paling penting dalam sistem peredaran darah ini. Fungsi darah adalah sebagai pembawa nutrisi, oksigen, antibodi, hormon, dan zat penting bagi tubuh lainnya. Darah terbagi atas berbagai bagian, yaitu:

  • Plasma Darah. Plasma darah adalah cairan dengan warna kekuningan yang berfungsi membawa zat-zat yang penting, semisal hormon, protein, dan faktor-faktor pembekuan darah. Cairan darah ini komposisinya tersusun dari 90% air. Nutrisi makanan, enzim, asam, protein, dan gas bisa larut dalam plasma darah.
  • Sel darah merah (eritrosit), adalah sel yang mengandung hemoglobin dan membawa oksigen di dalam tubuh.
  • Sel darah putih (leukosit), adalah sel yang berperan dalam pertahanan tubuh melawan infeksi virus, bakteri, jamur, dan parasit lainnya.
  • Keping darah (trombosit), adalah sel yang memiliki tugas dalam proses pembekuan darah.

Mekanisme Kerja Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem peredaran darah manusia terdiri atas 3, yaitu siskulasi sistemik, pulmonal, dan koroner. Ketiga jenis sirkulasi ini bersinergi dalam melaksanakan fungsi metabolisme.

Sirkulasi sistemik

Sirkulasi sistemik adalah sirkulasi darah keseluruhan tubuh. Nama lain sirkulasi sistemik adalah sistem peredaran darah besar. Ini terjadi saat darah yang mengandung oksigen mengalir melalui vena pulmonalis dan mengisi serambi kiri. Darah ini berasal dari paru-paru setelah setelah melepaskan karbondioksida ke paru-paru dan mengikat oksigen.

Darah lalu diteruskan ke bilik kiri lalu dipompa ke seluruh tubuh melalui pembuluh arteri utama (aorta). Pada seluruh jaringan tubuh, darah akan melepaskan oksigen yang terkandung padanya dan mengikat karbondioksida dan sisa metabolisme sel-sel dan jaringan. Darah lalu kembali ke jantung ke serambi kanan. Darah dari serambi kanan akan terus ke bilik kiri dan paru-paru untuk proses pembersihan kembali.

Jadi, urutan sistem peredaran darah besar adalah bilik kiri – aorta – ateri – kapiler – vena – vena kava – serambi kanan. Mengenai gambar sistem peredaran darah besar, bisa lihat pada ilustrasi gambar berikut ini.

Gambar Skema Peredaran Darah Manusia (Besar dan Kecil)

gambar sistem peredaran darah besar dan kecil

Sirkulasi Pulmonal (paru-paru)

Sirkulasi pulmonal adalah sirkulasi darah dari jantung ke paru-paru dan sebaliknya. Sebutan lain untuk sirkulasi pulmonal ini adalah sistem peredaran darah kecil. Sirkulasi ini berlangsung ketika darah yang mengandung karbondioksida dan sisa metabolisme tubuh kembali ke jantung melalu vena kava. Penghantaran darah ke paru-paru melalui arteri pulmonalis dan kembali ke jantung melalui vena pulmonalis.

Jadi, urutan sistem peredaran darah kecil adalah bilik kanan – arteri pulmonalis – kapiler pada paru-paru – vena pulmonalis – serambi kiri. Gambar sistem peredarahan kecil dapat dilihat pada gambar di atas.

Sirkulasi Koroner

Layaknya organ lain, jantung juga membutuhkan oksigen dan nutrisi untuk dapat berkerja. Pemenuhan kebutuhan ini berasal dari darah melalui sirkulasi koroner. Sirkulasi koroner ini mendarahi otot-otot jantung untuk dapat melaksanakan kinerjanya.

Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah Tubuh Manusia

Bilamana aliran darah mengalami gangguan, maka organ yang yang kekurangan oksigen dan nutrisi akan rusak dan mengalami gangguan fungsi. Bila terjadi dalam jangka panjang tanpa ada penanganan yang tepat maka akan menyebabkan kematian sel pada organ tersebut.

Kelainan sistem sirkulasi darah ini bisa timbul oleh karena berbagai faktor, baik berupa bawaan lahir atau didapatkan pada masa hidup. Beberapa contoh penyakit dan keadaan yang berkaitan dengan gangguan sistem peredaran darah, antara lain:

  • Hipertensi (tekanan darah tinggi),
  • Aterosklerosis,
  • Gagal jantung,
  • Penyakit jantung koroner,
  • Aneurisma aorta,
  • Aritmia (gangguan pada irama jantung),
  • Kardiomiopati (kelainan pada otot-otot jantung),
  • Penyakit jantung bawaan, atau
  • Gangguan ginjal yang berdampak pada masalah fungsi renin.

Mengaggap remeh gangguan pada sistem kardiovaskuler ini adalah suatu kesalahan. Kebanyakan kasus gangguan ini membutuhkan tatalaksana medis segera. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mencegah sebelum terjadi gangguan. Penerapan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga, konsumsi makanan yang bergizi, menjaga berat badan yang ideal, dan mengikuti pemeriksaan medis rutin berkalat adalah hal-hal yang harus dilakukan.

  • Sumber:
    • US National Library of Medicine PubMed Health (2016). How Does The Blood Circulatory system Work?
    • Victoria State Government Better Health Channel Australia (2012). Circulatory System.
    • Johns Hopkins Medicine. Basic Anatomy of The Heart.
    • Johns Hopkins Medicine. Anatomy and Function of The Coronary Arteries.
    • Dowshen, S. Kidshealth (2018). Heart and Circulatory System.
    • Beckerman, J. WebMD (2018). How The Heart Works.
    • Ratini, M. WebMD (2017). Picture of The Arteries.
    • Steinbaum, S. WebMD (2017). Heart and Cardiovascular Diseases.
    • Ratini, M. WebMD (2016). What Is Plasma?
    • Morris, S. Healthline (2017). Circulatory System Diseases: What You Should Know.
    • Healthline (2015). Circulatory.
    • Healthline (2015). Right Pulmonary Veins.

Obat Panas Dalam Akibat Asam Lambung

0
Obat Panas Dalam Akibat Asam Lambung
Rincian Obat Panas Dalam Akibat Asam Lambung

Adakah obat panas dalam akibat asam lambung naik? Istilah panas dalam memang sudah sering kita dengar. Namun, kita harus sepaham dahulu bahwasanya panas dalam adalah rasa kurang nyaman pada area tenggorokan dan sakit saat menelan. Panas dalam ini bisa muncul oleh berbagai hal salah satunya adalah asam lambung naik atau penyakit GERD.

Pilihan Obat Panas Dalam Akibat Asam Lambung

Panas dalam menurut bidang medis adalah gejala yang timbul sebagai akibat dari peradangan dalam tubuh. Gejala ini bisa muncul sebagai akibat dari penyakit infeksi saluran nafas atas, iritasi pada area tenggorokan, dan kenaikan asam lambung. Nah, khusus pada artikel ini, bahasan kami batasi tentang obat panas dalam karena asam lambung.

Baca juga: Apa Penyebab Asam Lambung Naik?

Obat Medis Panas Dalam Karena Asam Lambung Tinggi

Panas dalam yang muncul akibat penyakit GERD sudah barang tentu harus dinetralisir dengan cara menurunkan asam lambung tersebut. Asam lambung ini bersifat asam sehingga bila sampai ke tenggorokan akan menimbulkan iritasi. Mengapa? Oleh karena tenggorokan tidak dilapisi oleh lapisan pelindung sebagaimana halnya pada lambung. Oleh karena itu, harus ada usaha cepat untuk menurunkan derajat keasaman di tenggorokan agar iritasi tidak meluas.

Kami merekomendasikan obat antasida yaitu obat penetralisir asam lambung. Sediaan sirup dari obat ini akan cepat membantu mengurangi derajat keasaman pad rongga mulut, kerongkongan, dan lambung. Silahkan beli pada apotik terdekat dan minum dengan menggunakan dosis 3 x sehari sebanyak 1 sendok takar.

Obat medis lainnya yang dapat mengurangi produksi asam lambung yang berlebihan adalah ranitidin, omeprazole, atau lansoprazole. Penggunaan obat ini biasanya bilamana obat antasida tidak menunjukkan adanya perubahan yang berarti. Berbeda dengan antasida, obat ini memiliki fokus kerja untuk menurunkan produksi asam pada lambung. Jadi, obat ini tidak bereaksi secepat antasida, akan tetapi reaksinya lebih lama ketimbang antasida.

Aturan pemakaian obat tidak boleh sembarangan. Dosis dan cara minum obat harus berdasarkan advise dari dokter. Dokter yang menentukan dosis, cara dan lama pemakaian sesuai dengan keadaan pasien.

Obat Herbal Panas Dalam Akibat Asam Lambung

Selain obat kimia, Anda juga bisa memakai obat herbal untuk panas dalam akibat asam lambung naik ini. Banyak obat herbal yang tersedia pada masyarakat sehingga Anda harus hati-hati dalam memilihnya. Beberapa diantaranya:

1. Minum Air Putih

Air putih adalah zat yang mampu membuat tenggorokan menjadi lembab. Biasanya tenggorokan akan menjadi kering bila mengalami panas dalam, atau tenggorkan yang kering sangat mudah terkena panas dalam. Dengan meminum air putih maka tenggorokan akan terhindar dari keadaan dehidrasi.

Selain itu, air putih memiliki kadar keasaman (pH) yang normal. Dengan rutin konsumsi air putih maka pH tenggorokan pun akan menjadi lebih stabil. Sebaiknya juga hindari konsumsi minuman yang mengandung alkohol dan kafein. Mengapa? Oleh karena minuman ini akan menyebabkan tenggorokan semakin mudah mengalami dehidrasi.

2. Berkumur Dengan Air Garam

Terkadang panas dalam yang terjadi telah berlangsung lama dan menyebabkan iritasi yang kronis pada area tenggorokan. Kami rekomendasikan untuk berkumur dengan air hangat bercampur garam. Manfaat dari kebiasaan ini adalah untuk meredakan iritasi pada tenggorokan dan mencegah serta mengurangi infeksi.

Penting diingat bahwasanya garam juga dapat menyebabkan dehidrasi karena sifatnya yang menyerap air. Oleh sebab itu, pola konsumsi air hangat bercampur garam ini harus berkala, tidak setiap hari atau setiap waktu. Biasakan untuk minum air putih secukupnya setelah konsumsi air hangat bercampur garam ini.

3. Konsumsi Jenis Makanan Yang Membuat Tenggorokan Nyaman

Ada jenis makanan tertentu yang membuat nyaman tenggorokan. Beberapa tanaman tersebut seperti teh hijau, buah manggis, semangka, dan lain-lain. Namun, harus hati-hati dalam jumlah dan rutinitas konsumsi nya. Mengapa? Oleh karena, dari beberapa makanan tersebut justru ada yang dapat meningkatkan asam lambung bila dikonsumsi secara berlebihan.

Baca juga: Makanan Pereda Asam Lambung Naik

Obat Panas Dalam Karena Asam Lambung Dengan Penerapan Gaya Hidup Sehat

Penerapan pola hidup sehat juga dapat mengurangi kekambuhan panas dalam, salah satunya dengan penerapan pola makan yang sehat. Hindari untuk makan dalam jumlah yang banyak (menyebabkan kekenyangan). Hal ini akan menyebabkan peningkatan tekanan rongga lambung yang akan melemahkan kekuatan sfingter esofagus.

Selain itu, hindari untuk makan sebelum tidur. Kami merekomendasikan untuk sedikitnya makan terakhir pada 3 jam sebelum tidur. Hal ini dilakukan agar lambung tidak terlalu berisi penuh saat tidur (saat sfingter berelaksasi).

Untuk mengurangi kekambuhan naiknya asam lambung maka harus menjaga berat badan ideal. Berat badan yang berlebihan (atau bahkan obesitas) bisa meningkatkan tekanan pada rongga perut. Tekanan yang terlampau tinggi akan menyebabkan refluks sehingga menimbulkan panas dalam.

Hindari paparan dengan asap rokok dan kendaraan. Hal ini dapat menimbulkan kekeringan dan iritasi lanjutan pada tenggorokan. Jauhi kebiasaan merokok dan pakailah masker bila keluar rumah untuk melindungi saluran pernafasan Anda.

Nah, itu tadi beberapa bahasan rincian tentang obat panas dalam akibat asam lambung yang naik. Silahkan lakukan rekomendasi obat asam lambung naik ini. Bila belum menunjukkan perubahan, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter lebih lanjut. Selamat mencoba.

Baca juga: Obat Herbal Asam Lambung Naik Ke Dada

Daftar Kode ICD 10 Penyakit Kista Ganglion

0

Berikut ini adalah rincian daftar kode ICD 10 penyakit kista ganglion. Pasien dengan penyakit ini cukup sering datang ke poli bedah rumah sakit. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui kode diagnosis dari penyakit kista ganglion ini. Kode ini termasuk ke dalam kode diagnosis bedah.

Tentang Kista Ganglion

Kista ganglion adalah benjolan atau tumor jinak yang muncul pada area sendi. Benjolan ini dapat tumbuh pada jaringan-jaringan yang berperan sebagai penghubung antara tulang dan otot yaitu tendon. Pada umumnya, benjolan ini memiliki isi cairan sendi. Tempat yang paling sering muncul adalah di area pergelangan tangan dan tangan.

Penyakit kista ganglion ini dapat diderita oleh semua usia. Namun, penyakit ini lebih sering muncul pada perempuan yang memiliki usia 20 sampai 40 tahun. Kista ini bisanya tidak menunjukkan gejala, akan tetapi rasa sakit bisa saja muncul khususnya bila terjadi hambatan pergerakan sendi.

Rincian Kode ICD 10 Penyakit Kista Ganglion

Diagnosis Dalam   Bahasa InggrisKode ICD 10 GanglionDiagnosa Dalam Bahasa Indonesia
GanglionM67.4Ganglion
unspecified siteM67.40pada area tidak spesifik
Ganglion, shoulderM67.41di bahu
Ganglion, right shoulderM67.411pada bahu kanan
Ganglion, left shoulderM67.412pada bahu kiri
Ganglion, unspecified shoulderM67.419pada bahu tidak spesifik
Ganglion, elbowM67.42di siku
Ganglion, right elbowM67.421pada siku kanan
Ganglion, left elbowM67.422pada siku kiri
Ganglion, unspecified elbowM67.429pada siku tidak spesifik
Ganglion, wristM67.43di pergelangan tangan
Ganglion, right wristM67.431pada pergelangan tangan kanan
Ganglion, left wristM67.432pada pergelangan tangan kiri
Ganglion, unspecified wristM67.439pada pergelangan tangan tidak spesifik
Ganglion, handM67.44di tangan
Ganglion, right handM67.441pada tangan kanan
Ganglion, left handM67.442pada tangan kiri
Ganglion, unspecified handM67.449pada tangan tidak spesifik
Ganglion, hipM67.45di panggul
Ganglion, right hipM67.451pada panggul kanan
Ganglion, left hipM67.452pada panggul kiri
Ganglion, unspecified hipM67.459pada panggul tidak spesifik
Ganglion, kneeM67.46di lutut
Ganglion, right kneeM67.461pada lutut kanan
Ganglion, left kneeM67.462pada lutut kiri
Ganglion, unspecified kneeM67.469pada lutut tidak spesifik
Ganglion, ankle and footM67.47di engkel dan kaki
Ganglion, right ankle and footM67.471pada engkel dan kaki kanan
Ganglion, left ankle and footM67.472pada engkel dan kaki kiri
Ganglion, unspecified ankle and footM67.479pada engkel dan kaki tidak sepsifik
other siteM67.48ganglion di area lainnya
multiple sitesM67.49ganglion pada area yang multipel

Nah, itu tadi daftar kode ICD 10 penyakit kista ganglion yang bisa kami sampaikan. Silahkan lihat seluruh kode diagnosis penyakit di: kode ICD 10. Semoga bermanfaat.

Gejala Asam Lambung Naik Ke Kepala

0
Gejala Asam Lambung Naik Ke Kepala
Ilustrasi Gejala Asam Lambung Naik Ke Kepala Pusing

Banyak pembaca yang bertanya kepada kami apakah ada gejala asam lambung naik ke kepala? Apakah pusing termasuk gejala hal tersebut. Dan masih banyak pertanyaan sejenis lainnya. Baiklah kami akan mencoba membahasnya pada artikel ini.

Adakah Gejala Asam Lambung Naik Ke Kepala?

Perlu Anda ketahui bahwasanya asam lambung tidak bisa naik sampai ke kepala. Mengapa? Oleh karena saluran pencernaan itu bermula dari rongga mulut. Asam lambung hanya bisa naik sampai rongga mulut dan hidung atau bahkan keluar dalam bentuk muntah. Jadi tidak akan ada gejala yang muncul karena tidak pernah asam lambung naik melebihi tinggi rongga mulut atau hidung.

Lantas timbul pertanyaan lain yaitu mengapa orang yang menderita asam lambung naik cukup sering mengalami sakit kepala atau pusing? Banyak orang sering mengeluhkan kepala kliyengan karena asam lambung kambuh. Nah, ini dia penjelasannya!

Kepala Pusing Ketika Asam Lambung Naik Dikarenakan Oleh POTS

Gejala pusing yang dirasakan saat asam lambung sedang naik bisa jadi diakibatkan oleh POTS. Apa itu POTS? POTS adalah kependekan dari Postural Orthostatic Tachycardia Syndrome. Ini adalah suatu keadaan otonom yang mana jumlah volume darah yang kembali ke organ jantung terlampau sedikit. Biasanya ini terjadi ketika bergerak dari posisi berbaring ke posisi berdiri.
Gejala yang dirasakan dapat berupa:

  • Sakit kepala
  • Kepala terasa pusing
  • Jantung berdebar-debar
  • Kelelahan
  • Gangguan pada pencernaan, semisal mual, begah atau kembung

Selain nyeri kepala, POTS juga menyebabkan gangguan pada lambung seperti penyebutan pada rincian di atas. Ini terjadi karena aliran darah menuju lambung berkurang sehingga pasien mengalami mual. Pada waktu yang lain ketika aliran darah meningkat maka akan terasa oleh pasien berupa nyeri perut yang muncul secara tiba-tiba.

POTS ini bisa terjadi baik pada laki-laki ataupun perempuan. Pada umumnya orang menderita POTS ini berusia 15 sampai 50 tahun. Namun, perlu Anda pahami bahwasanya orang yang menderita asam lambung dan sakit kepala bukanlah mutlak sebagai akibat keadaan POTS ini.

Kemungkinan munculnya gejala pusing karena asam lambung lainnya adalah berkaitan dengan stres, kondisi hipoglikemia, dan beban mental. Terkait hal ini sebenarnya sudah kami jelaskan pada: Kepala Kliyengan Akibat Asam Lambung Naik. Namun, kami akan menyinggungnya sedikit.

Stress

Gejala asam lambung naik biasanya akan mencetuskan peningkatan produksi hormon stres dan membuat penderitanya semakin cemas. Hormon ini bisa menyebabkan penyempitan diameter pembuluh darah. Akibatnya, aliran darah ke organ otak akan berkurang sehingga kebutuhan oksigen dan nutrisi otak bisa saja tidak terpenuhi. Keadaan ini akan menyebabkan timbulnya gejala sakit kepala.

Bila Anda ingin memahami keterkaitan antara stres dan asam lambung naik, silahkan baca pada tautan ini: Hubungan Antara Asam Lambung dan Kecemasan

Keadaan Hipoglikemia

Asam lambung naik ini seringkali diakibatkan oleh kebiasaan makan telat dari para penderitanya. Kebiasaan ini juga tidak jarang telah dilakukan bahkan jauh sebelum menderita penyakit ini. Hal ini menyebabkan tubuh berada dalam kondisi hipoglikemia. Asupan nutrisi yang kurang sudah barang tentu akan berdampak kepada kebutuhan nutrisi otak. Nah, ini bisa mencetuskan sakit kepala atau pusing.

Beban Mental

Peningkatan asam lambung juga mendapatkan pengaruh dari tekanan mental dan begitu sebaliknya. Oleh sebab itu, penderita yang sedang kambuh penyakit GERD nya maka sering kali menunjukkan gejala-gejala fisik berupa sakit pada kepala, pusing berputar, atau bahkan kliyengan.

Nah, itu tadi penjelasan seputar mengapa disebut dengan gejala asam lambung naik ke kepala. Jadi, hal ini lebih disebabkan oleh gejala yang terjadi pada kepala akibat naikknya asam lambung, bukan akibat asam lambung yang naik ke kepala. Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Baca juga: Asam Lambung Naik Saat Puasa

Mengapa Kesehatan Organ Peredaran Darah Itu Penting Dijaga?

0
alasan mengapa kesehatan organ peredaran darah itu penting
Simak alasan mengapa kesehatan organ peredaran darah itu penting pada artikel ini.

Mengapa kesehatan organ peredaran darah itu penting untuk dijaga? Sebelum kita menjawab nya, Anda harus tahu terlebih dahulu apa saja organ peredarah darah pada manusia dan bagaimana fungsi kerjanya. Mari kita simak.

Sistem peredaran darah manusia mendapat dukungan dari organ jantung dan pembuluh darah. Sifat sistem organ ini adalah vital karena bekerja untuk menjaga agar jaringan dan organ yang lain dapat berfungsi. Peranan sistem ini adalah bertugas menyalurkan oksigen, nutrisi, elektrolit, dan hormon ke seluruh bagian tubuh.

Selain itu, sistem ini juga akan membersihkan sel-sel dan jaringan dari racun metabolit dengan cara transportasi ke luar tubuh. Racun yang tertumpuk tentunya akan mengganggu stabilitas kerja organ lain pada tubuh.

Nah, bilamana terdapat masalah maka sudah barang tentu akan menggangu proses distribusi tadi. Adanya interupsi, hambatan, atau penyakit yang mempengaruhi jantung dan pembuluh darah tentu akan berdampak pada kinerja sistem peredaran darah.

Alasan Mengapa Kesehatan Organ Peredaran Darah Itu Penting

Mengapa kita harus menjaga kesehatan organ peredaran darah? Jadi, asalan menjaga kesehatan organ sirkulasi darah adalah untuk menjaga agar tidak terkena penyakit yang berbahaya bagi organ itu sendiri atau pun organ yang lainnya. Berbagai penyakit bisa timbul akibat kesehatan sistem sirkulasi yang buruk. Beberapa penyakit tersebut, antara lain:

Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi

Tekanan darah adalah variabel yang mengukur seberapa kuat pompa darah melalui pembuluh arteri. Nilai tekanan darah yang lebih tinggi dari normal menunjukkan adanya suatu gangguan pada organ jantung (masalah pompa) atau pembuluh darah (masalah aliran). Tekanan darah tinggi yang tidak mendapatkan pengobatan yang sesuai akan merusak jantung dan pembuluh darah itu sendiri. Beberapa penyakit komplikasi yang mungkin timbul yaitu penyakit jantung, stroke, atau pun penyakit ginjal.

Terdapat isitilah silent killer bagi hipertensi yang tidak memperlihatkan gejala. Individu dengan hipertensi tanpa gejala ini cenderung jarang melakukan evaluasi dan pemeriksaan tekanan darah. Oleh karena itu, tidak jarang pasien diketahui menderita hipertensi sesaat setelah mengalami serangan jantung, stroke, atau pun gagal ginjal.

Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah suatu keadaan yang mana terjadi pengerasan pembuluh arteri akibat plak yang menumpuk pada dinding nya. Plak ini terbuat dari kolesterol, lemak, kalsium, dan kadar gula darah tinggi. Pada suatu masa tertentu, plak dapat menyebabkan hambatan yang bersifat sebagian atau total. Aterosklerosis ini akan selalu tumbuh dari waktu ke waktu. Pertumbuhan akan semakin cepat bila tidak ada upaya pencegahan atau pola hidup yang sehat.

Aterosklerosis yang terjadi pada jantung sering menyebabkan penyakit arteri koroner (coronary artery disease). Hal ini bisa menimbulkan gejala nyeri dada (angina) dan perasaan berat pada bagian dada. Aterosklerosis yang terjadi pada otak akan menimbulkan penyakit pembuluh darah otak (cerbral vascular disease). Pasien akan mengalami stroke.

Baca juga: Buah untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi

Serangan Jantung

Serangan jantung terjadi akibat kurangnya aliran darah pada pembuluh darah koroner jantung. Keadaan ini menyebabkan sel-sel otot jantung tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup untuk melaksanakan kerjanya. Sel yang kurang oksigen atau nutrisi akan mengalami iskemia atau bahkan bisa mati.

Otot-otot jantung yang iskemia atau rusak akan mengurangi kemampuan jantung dalam memompa darah. Keadaan ini akan menimbulkan gejala berupa:

  • nyeri dada (angina pektoris),
  • nyeri yang menjalar dari dada ke rahang, leher, bahu dan lengan sebelah kiri, atau punggung,
  • sesak nafas,
  • berkeringan dingin,
  • mual hingga muntah,
  • denyut jantung tidak teratur, dan/ atau
  • tidak sadarkan diri.

Stroke

Stroke adalah penyakit yang muncul ketika terjadi gangguan atau sumbatan pada pembuluh darah otak. Sama seperti jantung, sel atau jaringan otak yang tidak mendapatkan nutrisi akan mengalami iskemia atau kematian sel. Kerusakan otak akan menggangu fungsi motorik tubuh. Gejala yang paling sering muncul adalah kelemahan atau lumpuh sebagian tubuh.

Aneurisma Aorta

Aneurisma aorta adalah suatu keadaan medis dimana terjadi bulging atau pembangkakan pada pembuluh aorta yang mengalami kelemahan. Aorta ini adalah pembuluh arteri terbesar yang berada dekat dengan jantung. Oleh sebab itu, bilamana terjadi pembengkakan akan berisiko menimbulkan bahaya yang mengancam nyawa. Komplikasi yang berbahaya dari hal ini adalah pecahnya aneurisma yang menimbulkan pendarahan.

Penyakit Arteri Perifer

Penyakit arteri perifer adalah aterosklerosis yang terjadi pada bagian ekstremitas tubuh. Sama seperti pembahasan sebelumnya, penyakit ini juga akan menyebabkan gangguan aliran darah pada bagian ekstremitas (kaki dan tangan). Beberapa gejala yang sering muncul, antara lain:

  • nyeri atau kram pada kaki, terutama saat berjalan,
  • tungkai bawah atau kaki teraba dingin,
  • luka yang tidak kungjung sembuh-sembuh pada area kaki atau tungkai, dan/atau
  • kemerahan atau perubahan warna kulit pada ekstremitas.

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Organ Peredaran Darah?

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Organ Peredaran Darah
Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Organ Peredaran Darah

Lantas setelah tahu tentang mengapa alat peredaran darah sangat penting dan dibutuhkan tubuh kita, bagaimana upaya Anda yang dapat dilakukan supaya organ peredaran darah tetap sehat? Berikut ini ada beberapa hal sederhana yang perlu Anda pahami dan lakukan.

Jauhi Kebiasaan Merokok

Para perokok akan lebih berisiko terkena penyakit-penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah. Salah satunya adalah lebih rentan terkena penyakit jantung. Perlu Anda pahami bahwa ini tidak hanya untuk perokok aktif, tetapi juga perokok pasif (menghirup asap rokok).

Rutin Melakukan Aktivitas Fisik Atau Olahraga

Apakah dengan berolahraga dapat menyehatkan peredaran darah kita? Tentu saja iya. Olah raga akan melatih jantung dan pembuluh darah agar dalam kondisi prima. Olahraga juga akan membantu membersihkan lemak dan kolesterol berlebih pada tubuh, termasuk pada pembuluh darah.

Kami rekomendasikan untuk melakukan olahraga selama 20 sampai 30 menit dalam 1 hari. Jangan terlalu berpikiran olahraga yang mahal. Silahkan lakukan olahraga sederhana seperti jalan, lari, joging, berenang, atau hanya sebatas naik turun tangga.

Konsumsi Makanan Bergizi, Terutama Ikan

Perlu Anda pahami bahwasanya konsumsi makanan yang memiliki kandungan asam lemak omega-3 bisa mencegah penyakit jantung. Asam lemak omega 3 bisa membantu menurunkan kadar trigliserida dan meningkatkan kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL). Tentunya hal ini merupakan kabar baik karena mencegah terjadinya aterosklerosis.

Konsumsi Cukup Serat

Dengan mencukupi kebutuhan serat maka berarti membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh (LDL). Lagi-lagi dengan kurangnya kadar LDL ini maka risiko terjadinya plak aterosklerosis akan berkurang. Serat ini banyak terdapat pada buah dan sayuran, gandum, seral, kacang-kacangan, atau biji-bijian.

Namun, bukan berarti Anda makan serat seenaknya. Konsumsi serat yang berlebihan dan banyak dalam waktu singkat justru akan menyebabkan perut menjadi kembung. Silahkan konsumsi secara bertahap dan bantu dengan minum air putih yang cukup.

Kurangi Konsumsi Lemak Jenuh

Makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans akan menaikkan kadar kolesterol dalam darah. Ini berisiko pada terjadinya plak aterosklerosis. Silahkan batasi asupan lemak jenuh dengan menghindari atau mengurangi konsumsi daging merah, makanan olahan, makanan yang digoreng, produk yang kaya lemak, atau margarin.

Menjaga Kadar Gula Dalam Darah

Kadar gula darah yang tak terkontrol akan menyebabkan penyakit diabetes mellitus. Seperti penjelasan sebelumnya, penyakit ini turut andil dalam menyebabkan terjadi plak aterosklerosis.

Istirahat Yang Cukup

Kami menyarankan untuk tidur sedikitnya 7 sampai 8 jam sehari. Individu yang kurang mendapatkan waktu istirahat memiliki risiko mengalami penyakit hipertensi, diabetes mellitus, dan serangan jantung.

Nah, itu tadi ulasan mengenai alasan mengapa kesehatan organ peredaran darah itu penting dan bagaimana cara menjaga organ sirkulasi darah tersebut agar tetap sehat. Semoga bermanfaat untuk pembaca sekalian. Simak info tentang jantung dan pembuluh darah lainnya pada blog ini.

Daftar Kode Diagnosa Lipoma Berdasarkan ICD 10

0
Daftar Kode Diagnosa Penyakit Lipoma Menurut ICD 10
Daftar Kode Diagnosa Penyakit Lipoma Menurut ICD 10

Ini dia list kode diagnosa lipoma berdasarkan ICD 10 dalam serial ICD 10 tumor pada DrZuhdy.com. Jenis diagnosis penyakit ini cukup sering ditegakkan pada fasilitas kesehatan baik rumah sakit dan puskesmas. Mudah-mudahan bermanfaat.

Daftar Kode Diagnosa Penyakit Lipoma Menurut ICD 10

Berikut ini kami sediakan list berbagai macam jenis penyakit lipoma dalam dua bahasa, yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Silahkan lakukan pencarian nama diagnosis tumor dan tentukan kode ICD X nya pada bagian tengah.

Diagnosis Penyakit   dalam Bahasa InggrisKode ICD 10 LipomaDiagnosa   Penyakit dalam Bahasa Indonesia
Benign lipomatous neoplasmD17Neoplasma jinak lipoma
Benign lipomatous neoplasm of skin and   subcutaneous tissue of head, face and neckD17.0Neoplasma jinak lipoma pada jaringan   kulit dan subkutan pada kepala, wajah, dan leher
Benign lipomatous neoplasm of skin and   subcutaneous tissue of trunkD17.1Neoplasma jinak lipoma pada jaringan   kulit dan subkutan pada tubuh
Benign lipomatous neoplasm of skin and   subcutaneous tissue of limbD17.2Tumor jinak lipoma pada jaringan   kulit dan subkutan pada tungkai
Benign lipomatous neoplasm of skin and   subcutaneous tissue of unspecified limbD17.20Tumor jinak lipoma pada jaringan   kulit dan subkutan pada tungkai tidak spesifik
Benign lipomatous neoplasm of skin and   subcutaneous tissue of right armD17.21Tumor jinak lipoma pada jaringan   kulit dan subkutan pada lengan kanan
Benign lipomatous neoplasm of skin and   subcutaneous tissue of left armD17.22Tumor jinak lipoma pada jaringan   kulit dan subkutan pada lengan kiri
Benign lipomatous neoplasm of skin and   subcutaneous tissue of right legD17.23Neoplasma jinak lipoma pada jaringan   kulit dan subkutan pada kaki kanan
Benign lipomatous neoplasm of skin and   subcutaneous tissue of left legD17.24Neoplasma jinak lipoma pada jaringan   kulit dan subkutan pada kaki kiri
Benign lipomatous neoplasm of skin and   subcutaneous tissue of other and unspecified sitesD17.3Neoplasma jinak lipoma pada jaringan   kulit dan subkutan pada lokasi lainnya yang tidak spesifik
Benign lipomatous neoplasm of skin and   subcutaneous tissue of unspecified sitesD17.30Neoplasma jinak lipoma pada jaringan   kulit dan subkutan pada lokasi yang tidak spesifik
Benign lipomatous neoplasm of skin and   subcutaneous tissue of other sitesD17.39Neoplasma jinak lipoma pada jaringan   kulit dan subkutan pada lokasi yang lainnya
Benign lipomatous neoplasm of   intrathoracic organsD17.4Tumor jinak lipoma pada organ di   dalam rongga dada
Benign lipomatous neoplasm of   intra-abdominal organsD17.5Tumor jinak lipoma pada organ di   dalam rongga perut
Benign lipomatous neoplasm of spermatic   cordD17.6Tumor jinak lipoma pada korda   spermatika
Benign lipomatous neoplasm of other sitesD17.7Tumor jinak lipoma pada lokasi lain
Benign lipomatous neoplasm of kidneyD17.71Tumor jinak lipoma pada ginjal
Benign lipomatous neoplasm of other   genitourinary organD17.72Tumor jinak lipoma pada organ   genitourinaria yang lain
Benign lipomatous neoplasm of other sitesD17.79Tumor jinak lipoma pada lokasi lain
Benign lipomatous neoplasm, unspecifiedD17.9Tumor jinak lipoma, tidak spesifik

Nah, itu tadi list dan daftar kode diagnosa lipoma berdasarkan ICD 10. Mudah-mudahan postingan ini mendatangkan manfaat, khususnya bagi para koder yang berkutat dengan kode-kode BPJS Kesehatan.

Jenis Penyakit Yang Dapat Terjadi Pada Lambung

0
Jenis Penyakit Yang Dapat Terjadi Pada Lambung
TIpe Penyakit Yang Bisa Timbul Pada Lambung

Apa saja jenis penyakit yang dapat terjadi pada lambung manusia? Ketahui dan pahami pada tulisan ini. Dengan begitu, Anda akan memahami bagaimana cara mencegah dan mengobatinya sedini mungkin.

Lambung adalah organ yang penting yang berfungsi sebagai pemecah makanan dan minuman. Makanan atau minuman yang tidak mendapatkan pengolahan yang baik oleh lambung akan menimbulkan kesulitan bagi organ setelahnya seperti usus halus dan besar. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan lambung agar tidak terkena penyakit lambung itu sendiri atau penyakit pada organ lain yang berhubungan dengan lambung.

Lambung yang tidak sehat atau mengalami gangguan akan menimbulkan berbagai macam keluhan. Beberapa gejala yang cukup sering muncul antara lain: mual, muntah, nyeri pada ulu hati, kembung, nyeri perut sehabis konsumsi jenis makanan tertentu, hingga perdarahan pada organ dalam. Keadaan ini sudah pasti akan memberikan dampak berupa terganggunya aktivitas sehari-hari. Oleh sebab itu, jagalah kesehatan lambung agar tidak terkena beberapa penyakit lambung seperti di bawah ini.

6 Jenis Penyakit Yang Dapat Terjadi Pada Lambung

Berikut ini ada 6 jenis penyakit yang bisa muncul pada organ lambung beserta ulasan ringkasnya. Penyakit-penyakit tersebut antara lain:

Gastritis

Gastritis adalah penyakit peradangan pada lambung yang disebabkan oleh asam lambung yang sifatnya dapat merusak lapisan pelindung dinding lambung bagian dalam. Dinding lambung pun akan rusak bilamana lapisan pelindung sudah jebol. Gejala yang timbul bila dinding lambung bagian dalam sudah rusak yaitu nyeri pada lambung, peradangan, pendarahan, hingga tukak lambung.

Gastritis atau peradangan lambung ini biasanya diakibatkan oleh konsumsi minuman yang beralkohol dan mengandung kafein secara berlebihan, kerap menderita stres (baik fisik maupun psikis), dan efek samping dari pemakaian obat-obatan (semisal obat antiiflamasi non-steroid atau obat steroid itu sendiri) yang tanpa resep dokter, penyakit infeksi, atau autoimun yang mengenai organ lambung.

Baca juga: Hubungan Antara Asam Lambung dan Kecemasan

Namun, gastritis terkadang tidak menunjukkan gejala atau hanya berupa keluhan ringan. Beberapa keluhan ringan seperti hanya mencetuskan perasaan seperti kembung, kenyang, nyeri ulu hati ringan, dan mual. Keluhan ini biasanya akan bertambah parah seiring dengan pola hidup dan makan yang buruk.

GERD (Gastroesophageal reflux disease)

GERD adalah penyakit refluks asam lambung. Ini adalah suatu keadaan yang mana isi lambung naik ke atas melewati esofagus (kerongkongan) dan bisa mencapai rongga mulut. Keadaan ini akan menimbulkan iritasi pada dinding esofagus dan nyeri pada ulu hati.

Pasien juga akan sering merasakan kembung, rasa asam pada rongga mulut, sensasi panas seperti terbakar pada rongga dada, cegukan, sendawa, batuk yang kering, sampai kesulitan untuk menelan makanan.

Berbagai hal yang dapat meningkatkan kemungkinan munculnya penyakit GERD ini adalah kebiasaan konsumsi makanan atau minuman yang mengandung alkohol, kopi, teh, merokok, tidur atau berbaring sehabis makan, dan berat badan berlebihan (obesitas).

Penanganan yang lambat dan tidak tepat akan berkemungkinan menimbulkan komplikasi yang sifatnya serius. Beberapa diantara komplikasi penyakit GERD ini adalah peradangan, pendarahan, dan penyempitan pada saluran kerongkongan (esofagus). Hal ini disebabkan oleh asam lambung yang mengiritasi kerongkongan sehingga menimbulkan peradangan dan jaringan parut. Kanker esofagus pun akan bisa muncul bila penatalaksanaan jaringan parut ini diabaikan.

Tukak Lambung

Tukak lambung adalah suatu keadaan dimana terdapat luka pada dinding lambung yang mengakibatkan lapisan lambung mengalami pengikisan. Selain pada lambung, luka ini juga sering timbul pada bagian atas usus halus kecil.

Luka yang terjadi pada lapisan lambung akibat asam lambung yang berlebihan disebut apa?

Luka yang terjadi pada lapisan lambung akibat asam lambung yang berlebihan dikenal dengan nama ulkus. Ini berasal dari kata ulcer. Oleh sebab itu, penyakit ini sering disebut juga dengan ulkus gaster atau ulkus lambung.

Ada dua penyebab tersering timbulnya penyakit ulkus gaster ini. Kedua penyebab tersebut antara lain infeksi oleh bakteri Helicobacter pylori dan pemakaian obat anti-inflamasi non-steroid dan bahkan steroid itu sendiri dalam periode waktu yang cukup lama.

Kanker Lambung

Kanker lambung adalah suatu penyakit dimana terjadi pertumbuhan sel-sel kanker pada lapisan lambung. Sel kanker ini biasanya tumbuh secara perlahan dalam waktu tahunan. Hingga saat ini belum diketahui apa penyebab pasti timbulnya penyakit kanker lambung ini. Namun, beberapa faktor dihubungkan dengannya yaitu: infeksi bakteri Helicobacter pylori, kebiasaan merokok, kegemukan dan obesitas, umur lebih dari 55 tahun, sering konsumsi daging merah, dan kebutuhan serat tidak terpenuhi.

Dispepsia

Dispepsia adalah suatu kumpulan gejala yang timbul sebagai akibat adanya gangguan atau penyakit pada bagian perut atas. Gejala yang paling sering dikeluhkan oleh pasien tukak lambung adalah sakit pada area ulu hati, bersendawa berlebihan, nafsu makan menurun, berat badan menurun, perut kembung atau terasa kurang nyaman khususnya sehabis makan yang banyak mengandung lemak, dan buang air besar berdarah.

Gejala dan keluhan yang dirasakan umumnya berupa mudah kenyang, kurang nyaman pada bagian perut, nyeri pada ulu hati sehabis makan, mual, muntah, atau perut terasa panas. Keadaan dispepsia ini berhubungan dengan penyakit gastritis, tukak lambung, dan kanker lambung. Namun, dispepsia bisa juga timbul bukan lantaran penyakit yang khas tersebut. Nah, keadaan ini sering dikenal dengan dispepsia fungsional.

Dispepsia ini biasanya mudah diterapi dengan menjalankan pola hidup dan makan yang sehat. Namun, bilamana sudah mengalami keluhan muntah darah, sulit menelan makanan, perut menjadi bengkak, dan berat badan yang turun tanpa tahu penyebabnya maka Anda direkomendasikan untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Gastroparesis

Gastroparesis adalah suatu kondisi dimana terjadi perlambatan proses pencernaan makanan pada lambung. Keadaan ini terjadi akibat otot-otot lambung tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga fungsi fisiologis pencernaan menjadi terganggu.

Pada umumnya gastroparesis ini disebabkan oleh masalah pada persarafan lambung. Beberapa faktor risikonya yaitu: penderita penyakit diabetes mellitus, gangguan kelenjar tiroid, pernah menjalani prosedur operasi atau terapi radiasi pada saluran cerna, efek samping dari pemakaian obat-obatan tertentu (semisal golongan narkotik).

Penyakit ini bukan hanya akan mempengaruhi aktivitas harian, tetapi juga akan mengganggu proses pencernaan dan penyerapan zat gizi dari makanan. Oleh karena itu, pencegahan penyakit metabolik (diabetes) sedini mungkin dan pola hidup sehat adalah hal yang utama.

Nah, itu tadi 6 jenis penyakit yang dapat terjadi pada lambung manusia, khususnya yang memiliki risiko tinggi. Pencegahan sedini mungkin adalah pengobatan yang terbai. Semoga bermanfaat.

Perbedaan Asam Lambung dan Maag

0
apa perbedaan asam lambung dan maag
Apa saja perbedaan anatara penyakit asam lambung dan maag?

Apa saja perbedaan asam lambung dan maag itu? Walaupun asam lambung dan maag menunjukkan gejala dan keluhan yang sama, akan tetapi antara keduanya adalah suatu penyakit atau keadaan medis yang berbeda. Penyakit asam lambung adalah suatu keadaan medis yang mana cairan dan isi lambung mengalami refluks atau naik kembali ke kerongkongan (esofagus) atau bahkan sampai ke rongga mulut. Keadaan ini tentunya akan menimbulkan ketidaknyamanan berupa sensasi panas seperti terbakar (heartburn) pada ulu hati dan dada.

Sementara itu, penyakit maag adalah suatu kondisi yang mana ketebalan lapisan lendir pelindung dinding lambung yang menurun sehingga asam lambung mengiritasi dinding lambung tersebut. Penyakit ini biasanya memperlihatkan gejala khas berupa nyeri ulu hati. Bilamana tidak ada penatalaksanaan yang tepat dan cepat tentunya bisa menimbulkan komplikasi yang bersifat serius.

Baca juga: Apakah Sesak Nafas Karena Asam Lambung Sembuh Dengan Sendirinya?

Penyakit Asam Lambung Naik Vs Maag

Sakit maag timbul bilamana dinding lambung mengalami luka. Keluhan akan semakin bertambah parah karena keberadaan asam ambung. Jadi, penyebab maag yang paling utama bukanlah akibat asam lambung. Hal ini tentunya berbeda dengan penyakit asam lambung yang mana gejala kambung bila cairan isi lambung naik dan mengalami refluks keluar dari lambung. Memang kedua penyakit atau kondisi medis ini memperlihatkan gejala yang kebanyakan sama. Namun, Anda harus tahu bahwasanya ada juga perbedaan yang signifikan.

Penyakit maag seringkali memperlihatkan gejala seperti ini:

  • Rasa terbakar pada area pangkal usus (ulu hati), yaitu daerah antara bagian bawah tulang dada dan pusar.
  • Rasa tidak nyaman atau bahkan nyeri sehabis makan (2 atau 3 jam setelah makan).
  • Nyeri ulu hati hingga terbangun pada malam hari.
  • Nyeri perut berkurang setelah meminum obat maag.
  • Terdapat darah pada muntahan atau kotoran saat buang air besar.

Sementera itu, penyakit asam lambung naik umumnya ditunjukkan oleh keluhan rasa asam pada pangkal kerongkongan, batuk-batuk kering, nyeri pada tenggorokan, sulit menelan, mulas yang bisa semakin parah saat konsumsi makanan tertentu atau ketika dalam posisi berbaring atau membungkuk.

Kesimpulan Perbedaan Asam Lambung dan Maag

Jadi, kesimpulannya kedua penyakit tersebut adalah hal yang berbeda walaupun menunjukkan keluhan yang hampir sebagian besar sama. Kami sarankan untuk menemui dokter keluarga Anda untuk memandu menentukan penyakit yang sedang Anda alami. Semoga artikel ini bermanfaat.

Baca juga: Makanan Pereda Asam Lambung Naik

Kode ICD 10 Hipoglikemia (Gula Darah Rendah)

0
Kode ICD 10 Hipoglikema
Kode Diagnosis ICD 10 Hipoglikema

Pada artikel ini kami akan bagikan informasi tentang list kode ICD 10 hipoglikemia. Penyakit hipoglikemia ini terjadi bilamana kadar glukosa dalam darah sejumlah kurang dari normal. Mari simak berapa kode nya dan apa saja hal yang harus atau boleh Anda lakukan.

Rincian Kode ICD 10 Hipoglikemia

Keadaan Medis dalam   Bahasa InggrisKode Diagnosa HipoglikemiaKondisi Medis dalam Bahasa Indonesia
Drug-induced hypoglycemia without comaE16.0Hipoglikemia tanpa koma akibat penggunaan obat
Other hypoglycemiaE16.1Hipoglikemia yang lain
Hypoglycemia, unspecifiedE16.2Hipoglikemia tidak spesifik

Daftar Kode Diagnosis ICD X Hipoglikemia Berhubungan Dengan Penyakit Diabetes Mellitus

Berikut ini adalah kode diagnosis hipoglikemia yang disebabkan atau beraitan dengan penyakit diabetes mellitus tipe 1 atau 2. Namun, Anda harus cermat dalam memilih kode karena pada rincian ini, hipoglikema adalah suatu pendukung.

Kondisi Berhubungan   Dengan Diabetes MellitusKode Diagnosis HipoglikemiaKeadaan Berkaitan Dengan Diabetes Mellitus
Diabetes mellitus due to underlying   condition with hypoglycemiaE08.64Diabetes mellitus karena kondisi yang mendasari dengan hipoglikemia
with comaE08.641dengan koma
without comaE08.649tanpa koma
Drug or chemical induced diabetes   mellitus with hypoglycemiaE09.64Diabetes mellitus yang diinduksi obat atau kimia dengan hipoglikemia
with comaE09.641dengan keadaan koma
without comaE09.649tanpa keadaan koma
Type 1 diabetes mellitus with   hypoglycemiaE10.64Diabetes mellitus tipe 1 dengan hipoglikemia
with comaE10.641dengan kondisi koma
without comaE10.649tanpa kondisi koma
Type 2 diabetes mellitus with   hypoglycemiaE11.64Diabetes mellitus tipe 2 dengan hipoglikemia
with comaE11.641dengan koma
without comaE11.649tanpa koma
Other specified diabetes mellitus with   hypoglycemiaE13.64Diabetes mellitus tertentu lainnya dengan hipoglikemia
with comaE13.641dengan keadaan koma
without comaE13.649tanpa keadaan koma
Nondiabetic hypoglycemic comaE15Koma hipoglikemik nondiabetes

List Kode Diagnosa Lainnya

Iatrogenic neonatal   hypoglycemiaP70.3Hipoglikemia neonatal iatrogenik
Other neonatal hypoglycemiaP70.4Hipoglikemia neonatus lainnya
Poisoning by, adverse effect of and   underdosing of insulin and oral hypoglycemic [antidiabetic] drugsT38.3XKeracunan oleh, efek samping dan dosis rendah insulin dan obat   hipoglikemik oral [antidiabetik]

Nah, itu tadi paparan tentang rincian kode ICD 10 hipoglikemia yang bisa kami sajikan. Mudah-mudahan memberikan manfaat khususnya bagi para kode pada era BPJS Kesehatan ini.

  • Sumber:
    • ICD 10 Data

Apa Itu STR (Surat Tanda Registrasi) dan Cara Mendapatkan nya

0
apa itu str surat tanda registrasi

Apa itu STR? Diwajibkan untuk siapa? Bagaimana cara mendapatkannya? Masih banyak lagi pertanyaan sejenis yang mungkin ada pada benak Anda. Mari kita simak pembahasannya berikut ini.

Tentang Surat Tanda Registrasi

Apa itu STR?

STR adalah kepanjangan dari surat tanda registrasi. Surat ini merupakan suatu bukti tertulis yang pemerintah berikan kepada para tenaga kesehatan. Menurut UU nomor 36 tahun 2014 bahwasanya surat tanda registrasi adalah suatu bukti tertulis yang diberikan oleh konsil tenaga kesehatan masing-masing kepada para tenaga kesehatan yang telah teregistrasi.

Apakah hanya tenaga kesehatan yang wajib memiliki STR?

Ya, surat tanda registrasi adalah suatu hal yang menjadi kewajiban bagi seorang tenaga kesehatan. Kegiatan layanan kesehatan hanya boleh dilakukan oleh nakes yang telah mempunyai STR. Surat ini menunjukkan bahwasanya tenaga kesehatan yang memilikinya adalah seorang nakes yang memiliki kompetensi.

Tenaga kesehatan yang wajib memiliki tenaga kesehatan untuk dapat melaksanakan pelayanan kesehatan, antara lain:

  • dokter umum dan spesialis (info terkait: Cara registrasi KKI online)
  • perawat
  • bidan (Baca juga: cara daftar str bidan secara online)
  • ahli gizi
  • ahli teknologi laboratorium medik
  • fisioterapis
  • ahli kesehatan lingkungan
  • perekam medis
  • penata anestesi
  • elektromedis
  • refraksionis optisien
  • promotor dan pendidik kesehatan masyarakat
  • terapis gigi dan mulut
  • radiografer
  • terapis wicara
  • paramedik teknologi transfusi darah
  • terapis okupasi
  • terapis akupuntur
  • ortotis dan prostetis
  • teknisi gigi
  • teknisi kardiovaskuler
  • ahli epidemiologi.

Adakah sanksi tidak memiliki STR bagi nakes?

Ada, tanpa str tenaga kesehatan dilarang beri pelayanan. Sanksi nya sesuai dengan Undang-undang no 36 tahun 2014 pasal 85 yang berbunyi:

  1. Setiap Tenaga Kesehatan yang dengan sengaja menjalankan praktik tanpa memiliki STR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat (1) dipidana dengan pidana denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).
  2. Setiap Tenaga Kesehatan warga negara asing yang dengan sengaja memberikan pelayanan kesehatan tanpa memiliki STR Sementara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 ayat (1) dipidana dengan pidana denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah)

Bagaimana Cara Mendapatkan STR?

Menurut UU nomor 36 tahun 2014 pasal 21 menyebutkan bahwasanya mahasiswa/i bidang kesehatan pada akhir waktu pendidikan vokasi dan profesi diwajibkan mengikuti ujian kompetensi secara nasional. Ini adalah syarat utama memperoleh surat tanda registrasi.

Penyelenggara ujian kompetensi ini adalah perguruan tinggi dengan bekerja sama dengan organisasi profesi, lembaga pelatihan, dan sertifikasi yang telah mendapatkan akreditasi. Pelaksanaan ujian kompetensi ini bertujuan untuk memenuhi standar kompetensi lulusan yang telah dibuat dan disusun oleh organisasi profesi dan konsil tenaga kesehatan masing-masing yang diperkuat dengan penetapan Menteri.

Cara pengurusan STR saat ini dilakukan secara online. Untuk hal ini silahkan baca selengkapnya tentang cara dan langkah mendapatkan STR pada tautan ini: cara daftar str online

STR dikeluarkan oleh siapa?

Setelah seorang mahasiswa/i lulus ujian kompetensi maka memiliki hak memperoleh sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi. Dengan adanya sertifikat kompetensi ini bukan berarti tenaga kesehatan sudah bisa melakukan praktik kesehatan. Sertifikat ini adalah syarat dalam pengurusan surat tanda registrasi.

Lalu, sertifikat kompetensi ini diteruskan ke organisasi profesi dan konsil. Pada akhirnya, surat tanda registrasi ini dikeluarkan oleh MTKI (Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia). Ini adalah lembaga yang bertugas menjamin mutu para tenaga kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan.

Khusus untuk dokter, sampai saat ini surat tanda registrasi masih dikeluarkan oleh konsil kedokteran Indonesia. Surat tanda registrasi ini memiliki masa berlaku yaitu selama 5 tahun. Perpanjangan masa berlaku surat tanda registrasi dapat dilakukan sesuai dengan Permenkes 1796 tahun 2011.

Bagaimana Jika STR tidak diperpanjang?

Surat tanda registrasi yang sudah lewat masa berlakunya harus diperpanjang. Persyaratn perpanjangan biasanya harus memenuhi nilai minimal satuan kredit profesi (SKP). Nilai minimal SKP ini berbeda-beda sesuai dengan aturan konsil masing-masing. Bila tidak melakukan perpanjangan maka akan dicabut sesuai dengan aturan undang-undang.

Nah, itu tadi pembahasan mengenai surat tanda register bagi tenaga kesehatan. Mudah-mudahan bermanfaat. Bila Anda memiliki informasi yang lebih update maka silahkan berbagi pada kolom komentar. Pembahasan global silahkan baca pada tautan ini: Surat tanda registrasi