Beranda blog

Hubungan Asam Lambung Dan Sakit Pinggang

0
hubungan asam lambung dan sakit pinggang
kaitan antara penyakit gerd dengan sakit pinggang

Pada tulisan ini kami akan menjawab pertanyaan pembaca tentang hubungan asam lambung dan sakit pinggang. Yuk disimak siapa tahu Anda mengalaminya

Pertanyaan: Halo Dokter. Perkenalkan nama saya Meli. Saya pernah berobat ke puskesmas dengan keluhan sakit maag dan nyeri pada pinggang dan punggung. Selain nyeri punggung saya juga merasakan nyeri dada. Lalu saya diberikan obat antasida, vitamin, dan obat-obat lainnya yang saya kurang paham. Nah, yang saya tanyakan apakah benar sakit maag dapat menyebabkan sakit pinggang juga? Terima kasih atas jawabannya Dok.

Penjelasan Hubungan Asam Lambung dan Sakit Pinggang

Terima kasih kepada Ibu Meli yang telah menyampaikan pertanyaan nya kepada kami. Kami akan coba mengulas tentang kaitan asam lambung dan sakit pinggang. Mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaan Ibu.

Nyeri pada pinggang dan punggung seringkali disebabkan oleh kondisi otot yang tegang atau pun peradangan pada sendi-sendi di tulang belakang Anda. Namun, bukan hanya disebabkan kedua hal ini ada juga penyebab lainnya meskipun terbatas jumlah kasus nya. Beberapa diantara penyebabnya adalah penyakit asam lambung, gejala serangan jantung, dan lain-lain. Nah pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang asam lambung.

Nyeri punggung juga bisa timbul pada waktu-waktu yang paling tidak terduga. Misal ketika duduk, berdiri, berjalan, atau pun sehabis makan. Jika Anda mengalami sakit punggung setelah makan maka pertimbangkanlah adanya kaitan dengan masalah masalah pada saluran pencernaan. Gangguan seperti penyakit asam lambung (GERD) atau maag bisa saja menjadi sumber masalahnya. Namun, tetap memperhatikan penyebab lainnya dari saluran pencernaan dan sistem organ lainnya.

Tukak lambung dan heartburn

Tanda-tanda gangguan pencernaan seringkali meliputi rasa Nyeri pada perut Anda. Selain itu, dapat juga menunjukkan gejala seperti muntah atau diare. Namun, hal itu bergantung dengan keadaannya. Pasien bisa saja mengalami nyari pada pinggang atau punggung.

Ulkus peptikum dikenal juga dengan tukak lambung atau usus. Ulkus peptikum seringkali menimbulkan nyeri pada dapat menyebabkan rasa sakit di pinggang atau punggung. Gejala dan tanda khas dari tukak peptikum ini, antara lain:

  • maag
  • nyeri pada perut
  • perut menjadi kembung
  • banyak gas

Tidak semua tukak peptikum ini menimbulkan perasaan nyeri pada pinggang. Pada umumnya ini terjadi pada kasus-kasus yang lebih serius.

Heartburn adalah tanda gangguan pencernaan yang juga bisa menyebabkan nyeri pada area punggung atau pinggang. Gejala heartburn yang disebabkan oleh GERD dapat disertai dengan sensasi terbakar di dada, rasa asam di mulut, dan rasa sakit di bagian tengah punggung atau pun pinggang.

Baca juga: Asam lambung dan kecemasan

Sumber:
Healthline.com: Why Do I Have Back Pain After Eating?

Hubungan Antara Asam Lambung dan Kecemasan

1
asam lambung dan kecemasan
Ilustrasi stres

Penyakit asam lambung dan kecemasan memiliki hubungan yang dekat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwasanya kecemasan memiliki kemungkinan menimbulkan gejala refluks asam lambung semakin parah.

Kecemasan dan stres juga menjadi faktor kontribusi pada kasus-kasus penyakit asam lambung (GERD). Ibarat lingkaran setan, asam lambung naik juga dapat menimbulkan stres sehingga menyebabkan peningkatan kecemasan bagi beberapa orang. Sangat penting untuk melihat tingkat kecemasan pada penderita asam lambung dalam rangka pengobatan yang holistik.

Apa Hubungan Antara Penyakit Asam Lambung dan Kecemasan?

Refluks asam terjadi ketika asam dari lambung bocor dan masuk kembali ke pipa kerongkongan (esofagus). Ini adalah gejala umum penyakit refluks gastroesofageal (GERD).

Stres dapat membuat semakin parah gejala refluks asam ini. sementara itu kecemasan adalah respon alamiah terhadap stres yang dialami oleh tubuh. Secara paradoks, individu-individu yang mengalami kecemasan juga bisa dengan sendirinya menjadi stres. Hal ini akan membentuk siklus yang berkelanjutan.

Ada berbagai bukti ilmiah yang menunjukkan bahwasanya stres dan kecemasan berkaitan dengan GERD. Kedua hal ini bisa berperan sebagai pemicu refluks asam atau memperparah tampilan gejala penyakit asam lambung.

Terdapat penelitian pada tahun 2018 yang mengikutsertakan sebanyak lebih dari 19.000 orang. Dari riset ini ditemukan bahwasanya orang-orang yang menderita dan mengalami kecemasan lebih rentan mengalami gejala penyakit GERD. Para peneliti mengungkapkan beberapa alasan fisik yang mungkin menyebabkan hal ini berlaku, antara lain:

  • Kecemasan dapat mengurangi tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah. Bagi yang belum tahu, bahwa sfingter ini adalah otot-otot yang tersusun sehingga berfungsi sebagai penutup dan pencegah asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan.
  • Respon stres dan kecemasan dapat menyebabkan ketegangan otot dalam jangka panjang. Bila hal ini terjadi atau mempengaruhi otot-otot di sekitar perut maka bisa menimbulkan masalah. AKan terjadi peningkatan tekanan pada rongga perut sehingga turut menekan organ-organ di dalam rongga perut termasuk lambung. Pada kelanjutannya akan meningkatkan risiko asam lambung bocor ke kerongkongan.
  • Tingkat kecemasan yang tinggi dapat memicu peningkatan produksi asam lambung.

Autor pada penelitian Clinical Gastroenterology and Hepatology juga menemukan bahwa diantara orang dengan GERD, gejala – termasuk nyeri dan heartburn (sensasi panas pada dada) – yang dirasakan lebih parah pada mereka yang tingkat kecemasan nya tinggi.

Ilmuwan juga mencatat bahwasanya GERD dapat menjadi sumber stres dan kecemasan utama bagi banyak orang.

Penelitian Lainnya Yang Mengaitkan Kecemasan Dengan Asam Lambung

Pada tahun 2019, para peneliti mencatat bahwa orang dengan GERD yang mengalami gejala nyeri dada mempunyai tingkat kecemasan dan depresi yang lebih tinggi. Jumlahnya cukup signifikan dibandingkan dengan orang yang tidak menderita nyeri.

Para penulis penelitian juga menyarankan bahwa orang-orang dapat mengasosiasikan gejala-gejala seperti nyeri dada dengan kondisi-kondisi lain yang lebih serius. Hal ini akan meningkatkan kecemasan mereka tentang gejala-gejala ini.

Kombinasi dari faktor-faktor ini dapat memungkinkan lingkaran setan untuk berkembang. GERD dapat menyebabkan stres dan kecemasan, namun tingkat stres dan kecemasan juga berkontribusi terhadap GERD.

Nah, itu tadi pembahasan tentang kaitan antara penyakit asam lambung dan kecemasan. Mudah-mudahan bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

  • Sumber:
    • Healhtline.com: Acid reflux and anxiety: What to know
    • Choi, Ji Min, et al (2018): Association Between Anxiety and Depression and Gastroesophageal Reflux Disease: Results From a Large Cross-sectional Study
    • Kessing, Boudewijn F, et al (2015): Effects of Anxiety and Depression in Patients With Gastroesophageal Reflux Disease
    • Mohammad, Saleh, et al (2019): Depression and Anxiety in Patients with Gastroesophageal Reflux Disorder With and Without Chest Pain

Khasiat dan Manfaat Cuka Apel Untuk Kista

0
manfaat cuka apel untuk kista epidermoid
Gambar kista epidermal

Akhir-akhir ini pengobatan alami dan herbal mulai banyak diminati. Berkaitan hal itu kami akan membahas tentang adakah manfaat cuka apel untuk kista. Dalam hal ini akan dibahas penyakit-penyakit kista yang cukup populer.

Cuka apel dikenal dengan nama lain apple cider vinegar. Ini adalah cuka yang dibuat dari buah apel melalui proses fermentasi ganda yang menghasilkan asam asetat, asam maleat, dan asam laktat. Asam asetat inilah yang menjadi bahan utama semua cuka.

Khasiat Cuka Apel Untuk Kista Epidermoid (Epidermal)

Kista epidermoid sering salah disebut juga dengan kista sebasea. Kista epidermoid adalah benjlan non-kanker yang ada di bawah kulit. Sering terjadi pada kulit wajah, leher, dan badan.

Bilamana kista epidermoid tidak menimbulkan ketidaknyamanan secara fisik dan kosmetik maka cukup biarkan saja. Jangan lakukan apa-apa baik berupa pemencetan dan penekanan untuk menghilangkannya. Pada beberapa kasus kista ini dapat menghilang dengan sendirinya.

Berdasarkan hasil penelitian pada tahun 2015 tentang “Antifungal Activity of Apple Cider Vinegar on Candida Species Involved in Denture Stomatitis” dianggap bahwa cuka apel ini bisa berperan sebagai penyembuh alami. Disarankan untuk menggunakan cuka apel untuk penyembuhan kista epidermal. Cara penggunaannya yaitu cukup dioleskan dengan menggunakan bantuan kapas sebanyak 2 kali dalam sehari.

Untuk terapi kista epidermal ini juga ada yang lain. Silahkan diskusikan dengan dokter medis bila Anda mengeluhkan gangguan fisik berupa nyeri atau tidak nyaman secara kosmetik dengan keberadaan kista ini. Biasanya dokter akan menawarkan terapi berupa penyuntikan, pembukaan dan drainase, dan pengangkatan total melalui bedah minor.

Manfaat Cuka Apel Untuk Kista Jerawat (cystic acne)

khasiat cuka apel untuk kista jerawat
gambar kista jerawat (cysctic acne)

Telah dijelaskan di atas bahwasanya cuka apel ini mengandung asam asetat, asam maleat, dan asam laktat. Ketiga jenis ini sering digunakan dalam banyak produk kecantikan kulit. Cuka apel pun sering disarankan sebagai penyembuh alami dalam terapi kista jerawat. Kandungannya dianggap membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan membunuh bakteri.

Meskipun begitu penggunaannya harus hati-hati. Menerapkan cuka apel secara langsung dan berulang-ulang bisa saja menimbulkan kerusakan dan luka bakar pada kulit. Setidaknya harus diencerkan dengan menggunakan air terlebih dahulu.

Silahkan diskusikan jenis terapi ini dengan dokter kulit dan kecantikan Anda. Nasehat sebelum mencampurkan dan menerapkan cuka apel dalam perawatan kulit khususnya bekas jeraawat sangatlah penting. Hal ini dilakukan agar tidak timbul komplikasi yang lebih lanjut.

Cuka Apel Untuk Kista Coklat (Kista Ovarium)

testimoni cuka apel untuk kista coklat
ilustrasi kista cokelat

Kista cokelat adalah kista yang bukan kanker. Kista ini berisi cairan dan terbentuk di dalam ovarium atau kandung telur. Mengapa disebut kista cokelat? Hal ini dikarenakan tampilannya yang cokelat seperti tar. Nama lainnya adalah endomentrioma ovarium.

Banyak ahli herbal menyarankan cuka apel sebagai penyembuh alami penyakit kista ovarium. Namun, belum ada publikasi hasil penelitian yang menunjukkan bahwasanya cuka apel adalah pilihan layak untuk terapi atau pencegahan penyakit kista indung telur ini.

Namun begitu, karena sifatnya alamiah dan relatif aman maka tidak ada salahnya bila Anda juga mencobanya. Sebelum mencoba silahkan diskusikan dengan dokter yang merawat Anda. Mereka dapat memberikan advis tentang penggunaan cuka apel berdasarkan kondisi kesehatan Anda.

Manfaat Cuka Apel Untuk Kista Bartholin

cuka sari apel untuk kista bartholin
ilustrasi kista bartholin

Kelenjar bartholin adalah dua kelenjar kecil berbentuk kacang yang terletak di setiap sisi lubang vagina yang mengeluarkan cairan. Cairan ini berfungsi untuk melumasi vagina.

Jika kelenjar mengalami sumbatan maka aliran cairan bisa terhambat sehingga menyebabkan terbentuknya kista terbentuk yang dikenal dengan kista bartholin. Kista ini pada kemudian nya dapat mengalami infeksi sehingga menimbulkan penyakit abses bartholin.

Seseorang akan tahu jika mengalami abses karena akan timbul rasa nyeri yang hebat di satu sisi vagina, diikuti dengan kemerahan dan pembengkakan di sekitarnya.

Cuka sari apel biasanya digunakan sebagai terapi topikal. Setelah dilakukan pengenceran maka cukup dioleskan pada area yang bengkak dengan menggunakan bantuan cotton bud. Prosedur ini bisa dilakukan secara rutin.

Nah, itu tadi penjelasan info herbal tentang berbagai kegunaan cuka sari apel untuk berbagai penyakit kista. Mudah-mudahan bermanfaat.

Sumber:
Healtline.com (2018): Considering Apple Cider Vinegar as a Cyst Treatment?

Bolehkah Tolak Angin Untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

0
tolak angin untuk ibu hamil
Bolehkah ibu hamil minum tolak angin?

Artikel ini akan menjawab pertanyaan dari pembaca tentang status tolak angin untuk ibu hamil dan menyusui. Merek jamu herbal ini termasuk yang populer di Indonesia. Yuk kita simak bolehkah ibu hamil minum tolak angin di bawah ini.

Pertanyaan: Salam Dokter. Perkenalkan nama saya Intan. Saat ini saya memasuki kehamilan usia 6 bulan. Saya sering merasakan gejala masuk angin. Nah, saya mau tanya apakah boleh saya minum obat masuk angin semisal jamu herbal tolak angin? Terima kasih atas jawabannya Dok.

Perihal Tolak Angin Untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Jawaban: Terima kasih kepada Ibu Intan yang telah melayangkan pertanyaan ke redaksi kami. Ibu hamil memang harus berhati-hati dan waspada terhadap jenis obat-obatan yang dikonsumsi karena ada beberapa jenis tertentu yang mendatangkan kerugian bagi wanita hamil dan janin nya. Obat-obatan bebas yang sering diminum sebelum masa kehamilan juga harus hati-hati dalam pemakaiannya. Oleh karena walaupun aman untuk ibu, akan tetapi bisa saja berbahaya bagi janin yang dikandung.

Perihal jamu herbal tolak angin maka kita harus mengetahui terlebih dahulu apa saja zat utama yang ada dalam komposisinya. Beberapa diantaranya yaitu adas (Foeniculi fructus), daun cengkeh (Caryophylli folium), daun mint (Menthae arvensitis herba), jahe (Zingiberis rhizome), kayu ules (Isorae fructus), serta madu (Mel depuratum).

Jamu herbal tolak angin ini memiliki khasiat untuk menyembuhkan gejala masuk angin yaitu berupa gejala mual hingga muntah, perut kembung, demam, atau pun meriang. Jamu ini termasuk golongan obat yang bebaas di jual di apotik, minimarket, hingga warung-warung. Untuk mendapatkan obat ini tidak dibutuhkan resep dari dokter.

Kalau dilihat dari apa yang terkandung di dalamnya maka sepintas lalu jamu ini termasuk memiliki kategori yang aman. Bahan-bahan penyusunnya termasuk yang sering dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Sebut saja jahe dan cengkeh yang sering dijadikan bumbu masak serta madu yang sering diminum untuk menjaga kesehatan. Bahkan madu diketahui memiliki manfaat untuk ibu hamil terutama mendekati masa persalinan.

Namun, tidak serta merta kami menyatakan jamu herbal ini aman. Sejauh ini belum ada riset dan studi tentang uji keamanan jamu ini bila dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Jamu herbal ini dikategorikan sebagai kategori N yaitu belum dikategorikan karena belum diketahui dampak dan efek konsumsi jamu herbal ini terhadap keadaan wanita hamil dan menyusui.

Lantas Tidak Bolehkah Ibu Hamil Minum Tolak Angin?

Untuk menjawab ini diserahkan kepada dokter umum atau dokter kandungan yang melakukan antenatal care ibu hamil masing-masing. Mereka yang lebih berhak memberikan advise tentang penggunaan obat ini karena lebih memahami keadaan ibu hamil dan bagaimana kondisi janin yang sedang dikandung. Mereka pula yang dapat menentukan dosis dan jumlah yang boleh diminum dan lain sebagainya. Namun, untuk lebih jelasnya kami rincikan pertimbangan seperti di bawah ini.

Peringatan

apakah ibu hamil boleh minum tolak angin
gambar tanaman adas
  • Jahe yang termasuk ke dalam bahan utama jamu ini dapat menimbulkan masalah jantung, penurunan kadar glukosa darah dan lebih berisiko mengalami perdarahan bila dikonsumsi secara berlebihan.
  • Madu tidak direkomendaskan bagi bayi yang masih berumur kurang dari 1 tahun karena memiliki risiko menyebabkan keracunan.
  • Adas dapat berperan sebagai hormon estrogen bagi tubuh. Ini dapat menganggu proses kehamilan khususnya hamil usia tua. Bila dikonsumsi secara berlebihan juga akan meningkatkan risiko penyakit kanker payudara, kanker rahim, penyakit endometriosis, dan lain sebagainya.
  • Reaksi alergi dapat muncul pada ibu hamil yang memiliki riwayat alergi terhadap salah satu bahan yang terkandung di dalam jamu herbal ini.

Nah, itu tadi penjelasan tentang apakah ibu hamil boleh minum tolak angin atau tidak. Berdasarkan artikel ini disimpulkan bahwa jamu herbal tersebut masih dikategorikan N. Oleh karena itu, lebih baik dihindari atau silahkan berkonsultasi dengan dokter masing-masing.

  • Sumber:
    • Alodokter.com (2019): Tolak angin

Kenapa Saat Buang Air Besar Ada Keluar Darah?

0
kenapa saat buang air besar ada keluar darah
Iustrasi BAB berdarah

Buang air besar disertai darah adalah keadaan yang menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran. Mungkin lantaran hal ini tidak diketahui dan dipahami. Yuk kita simak kenapa saat buang air besar ada keluar darah di bawah ini.

Penyebab dan Gejala Buang Air Besar Ada Keluar Darah

Buang air besar (BAB) berdarah adalah suatu keadaan dimana terdapat darah di dalam tinja. Keadaan ini ialah pertanda adanya proses perdarahan di sistem saluran pencernaan. Ini bisa menunjukkan suatu kondisi medis yang serius dan perlu penanganan lebih lanjut. Penting sekali bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter bila mengalami gejala ini.

BAB berdarah dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu Hematochezia (hematokezia) dan melena. Di bawah ini kami rincikan berbagai penyebab dan gejala dari kedua kelompok ini. Silahkan disimak dengan seksama.

2 Hal Kenapa Saat Buang Air Besar Ada Keluar Darah

1. Hematochezia

Hematochezia adalah perdarahan yang terjadi pada saluran cerna bagian bawah, khususnya area usus besar. Beberapa keadaan yang bisa menimbulkan jenis perdarahan saluran pencernaan bagian bawah ini, antara lain:

Divertikulitis. Divertikulitis adalah suatu proses peradangan atau infeksi pada bagian divertikula (kantung-kantung kecil yang tidak normal pada saluran pencernaan).

Radang usus. Ini adalah suatu keadaan dimana organ usus terkena peradangan, Ini bisa juga mengacu pada 2 masalah pada saluran pencernaan yaitu kolitis ulseratif dan penyakit Chron.

Polip. Polip adalah jaringan abnormal sebagai hasil pertumbuhan yang tidak normal yang biasanya berukuran kecil dan bertangkai.

Tumor jinak. Tumor jinak yang terbentuk di dalam usus besar dan rektum dapat menimbulkan perdarajan. Namun, derajat perdarahan biasanya tidak separah seperti pada kanker.

Kanker kolon. Perdarahan dapat dengan mudah terjadi dan keluar dalam jumlah banyak pada kasus kanker usus besar. Hal ini disebabkan struktur kanker lebih rapuh dan mudah berdarah sehingga dengan trauma fisik kecil dapat mencetuskan perdarahan.

Fisura ani. Ini adalah suatu kondisi medis dimana terdapat luka terbuka pada saluran dubur.

Wasir. Wasir sering disebut dengan ambeyen atau dalam bahasa medis dikenal dengan istilah hemoroid. Wasir terbentuk darai pembuluh darah di area anus yang mengalami pelebaran. Semakin besar pelebaran maka semakin tinggi risiko terjadinya perdarahan.

Pada pasien hemotokezia ini, darah keluar bersama feses sehingga akan tampak berwarna merah dan kelihatan segar. Hal ini lantaran darah yang keluar bersumber area yang tidak jauh dari dubur. Hematokezia ada juga yang diiringi dengan gejala demam, diare, masalah pada kuantitas dan kualitas BAB, nyeri pada perut, dan berat badan menjadi turun.

Ada harus waspada dan menghubungi dokter bilamana penyakit hamatokezia yang dialami menunjukkan adanya tanda-tanda syok atau sebelum syok. Adapun tanda-tandanya adalah:

  • Mual.
  • Jumlah air kencing sedikit.
  • Pusing.
  • Pingsan.
  • Penglihatan menjadi kabur.
  • Kulit menjadi pucat dan teraba dingin.
  • Nafas sesak.

2. Melena

Melena adalah perdarahan yang terjadi pada saluran cerna bagian atas. Beberapa keadaan medis yang bisa menyebabkan munculnya perdarahan pada saluran ini, yaitu:

Varises esofagus pecah. Varises esofagus adalah pembuluh darah balik (vena) yang mengalami pelebaran. Banyak hal yang bisa menimbulkan varises esofagus ini. Bila pecah maka dapat menimbulkan perdarahan dimana darah masuk ke dalam lambung.

Gastritis. Gastritis adalah suatu keadaan dimana lambung (lapisan pelindung) mengalami peradangan. Proses peradangan ini bisa menimbulkan perdarahan.

Tukak lambung. Tukak lambung adalah komplikasi gastritis yang tidak ditatalaksana dengan baik. Pada keadaan ini permukaan dinding lambung bagian dalam mengalami luka yang seringkali menimbulkan perdarahan.

Kanker lambung. Kanker yang terbentuk di dalam lambung akan bersifat rapuh dan mudah berdarah. Hal ini dapat menyebabkan perdarahan yang terkadang tidak disadari bila jumlahnya sedikit.

Sindrom Mallory-Weiss. Ini adalah suatu keadaan dimana terdapat robekan pada area perbatasan antara esofagus (kerongkongan) dengan lambung. Luka robekan ini seringkali menimbulkan perdarahan.

Tanda dan gejala melena adalah tinja atau feses yang memiliki warna yang gelap dengan tesktur yang lunak dan lengket. Mengapa berwarna gelap? Hal ini dikarenakan darah bercampur dengan asam lambung, bakteri, atau pun enzim di usus besar. Melena ini dapat diiringi dengan muntah darah, tubuh dirasakan letih, pusing, bahkan hingga pingsan.

Baca juga: Bahaya anak tidak BAB seminggu

Nah, itu tadi 2 alasan kenapa saat buang air besar ada keluar darah. Sebagian besar kasus memerlukan bantuan dokter dan tenaga medis untuk mencari diagnosis pasti penyakit. Semakin cepat diketahui penyakit maka semakin baik prognosis penyakit.

Kode ICD 10 Vulnus Laceratum (Luka Robek)

0
Kode ICD 10 vulnus laceratum
Kode diagnosis vulnus laceratum

Khusus artikel ini kami akan berbagi tentang kode ICD 10 vulnus laceratum atau luka robekan. Kode diagnosis ini sebenarnya adalah bagian dari kode diagnosa luka terbuka (open wound).

Sebenarnya banyak pembagian dari luka terbuka ini. Secara kode diagnosis bisa dibagi menjadi luka laserasi (luka robek), luka tusuk, dan luka terbuka akibat gigitan. Namun, khusus artikel ini kami akan memilih dan memilih kode vulnus laseratum saja.

Daftar Kode ICD 10 Vulnus Laceratum

Kode diagnosis vulnus laseratum pada area kepala

Diagnosis in   English Kode ICD 10 Diagnosis dalam Bahasa Indonesia
Laceration without foreign body of scalp S01.01 Vulnus laseratum tanpa benda asing di kulit kepala
Laceration with foreign body of scalp S01.02 Vulnus laseratum dengan benda asing di kulit kepala
Laceration without foreign body of eyelid   and periocular area S01.11 Laserasi tanpa benda asing di kelopak mata dan periokuler
Laceration with foreign body of eyelid   and periocular area S01.12 Laserasi dengan benda asing di kelopak mata dan periokuler
Laceration without foreign body of nose S01.21 Luka laserasi tanpa benda asing di hidung
Laceration with foreign body of nose S01.22 Luka laserasi dengan benda asing di hidung
Laceration without foreign body of ear S01.31 Vulnus laceratum tanpa benda asing di telinga
Laceration with foreign body of ear S01.32 Vulnus laceratum dengan benda asing di telinga
Laceration without foreign body of cheek   and temporomandibular area S01.41 Vulnus laseratum tanpa benda asing di dagu dan area temporomandibular
Laceration with foreign body of cheek and   temporomandibular area S01.42 Vulnus laseratum dengan adanya benda asing di dagu dan area   temporomandibular
Laceration of lip and oral cavity without   foreign body S01.51 Laserasi tanpa benda asing di bibir dan rongga mulut
Laceration without foreign body of lip S01.511 Laserasi tanpa benda asing di bibir
Laceration without foreign body of oral   cavity S01.512 Laserasi tanpa benda asing di rongga mulut
Laceration of lip and oral cavity with   foreign body S01.52 Laserasi dengan adanya benda asing di bibir dan rongga mulut
Laceration with foreign body of lip S01.521 Laserasi dengan adanya benda asing di bibir
Laceration with foreign body of oral   cavity S01.522 Laserasi dengan adanya benda asing di rongga mulut
Laceration without foreign body of other   part of head S01.81 Luka laserasi tanpa benda asing di bagian lain di kepala
Laceration with foreign body of other   part of head S01.82 Luka laserasi dengan adanya benda asing di bagian lain di kepala
Laceration without foreign body of   unspecified part of head S01.91 Vulnus laceratum tanpa benda asing di bagian tidak spesifik di kepala
Laceration with foreign body of   unspecified part of head S01.92 Vulnus laceratum dengan adanya benda asing di bagian tidak spesifik di   kepala

Kode Diagnosa Luka Laserasi Area Leher

Diagnosa Bahasa   Inggris Kode ICD 10 Diagnosis dalam Bahasa Indonesia
Laceration without foreign body of larynx S11.011 Luka laserasi tanpa adanya benda asing di laring
Laceration with foreign body of larynx S11.012 Luka laserasi dan terdapat benda asing di laring
Laceration without foreign body of   trachea S11.021 Luka laseratum tanpa adanya benda asing di trakea
Laceration with foreign body of trachea S11.022 Luka laseratum dan terdapat benda asing di trakea
Laceration without foreign body of vocal   cord S11.031 Vulnus laseratum di pita suara tanpa ada benda asing
Laceration with foreign body of vocal   cord S11.032 Vulnus laseratum di pita suara dengan ada benda asing
Laceration without foreign body of   thyroid gland S11.11 Vulnus laserasi di kelenjar tiroid tanpa ada benda asing
Laceration with foreign body of thyroid   gland S11.12 Vulnus laserasi di kelenjar tiroid dengan ada benda asing
Laceration without foreign body of   pharynx and cervical esophagus S11.21 Luka laserasi tanpa adanya benda asing di faring dan esofagus servikal
Laceration with foreign body of pharynx   and cervical esophagus S11.22 Luka laserasi dengan adanya benda asing di faring dan esofagus servikal
Laceration without foreign body of other   specified part of neck S11.81 Luka laseratum tanpa adanya benda asing di area spesifik lainnya di leher
Laceration with foreign body of other   specified part of neck S11.82 Luka laseratum dengan adanya benda asing di area spesifik lainnya di   leher
Laceration without foreign body of   unspecified part of neck S11.91 Vulnus laseratum di area leher tidak spesifik tanpa ada benda asing
Laceration with foreign body of   unspecified part of neck S11.92 Vulnus laseratum di area leher tidak spesifik dengan adanya benda asing

Nomor Kode ICD X Vulnus Laseratum Area Tubuh Lainnya

Nama Penyakit dalam   Bahasa Inggris Kode ICD X Nama Penyakit dalam Bahasa Indonesia
Laceration without foreign body of breast S21.01 Luka laserasi tanpa adanya benda asing di payudara
Laceration with foreign body of breast S21.02 Luka laserasi dan terdapat benda asing di payudara
Laceration without foreign body of front   wall of thorax without penetration into thoracic cavity S21.11 Luka laseratum tanpa adanya benda asing di dinding dada depan tanpa   penetrasi ke rongga dada
Laceration with foreign body of front   wall of thorax without penetration into thoracic cavity S21.12 Luka laseratum dengan benda asing di dinding dada depan tanpa penetrasi   ke rongga dada
Laceration without foreign body of back   wall of thorax without penetration into thoracic cavity S21.21 Luka laseratum tanpa adanya benda asing di dinding dada belakang tanpa   penetrasi ke rongga dada
Laceration with foreign body of back wall   of thorax without penetration into thoracic cavity S21.22 Luka laseratum dengan benda asing di dinding dada belakang tanpa   penetrasi ke rongga dada
Laceration without foreign body of front   wall of thorax with penetration into thoracic cavity S21.31 Vulnus laserasi tanpa ada benda asing di dinding dada depan dengan   penetrasi ke rongga dada
Laceration with foreign body of front   wall of thorax with penetration into thoracic cavity S21.32 Vulnus laserasi dengan benda asing di dinding dada depan dengan penetrasi   ke rongga dada
Laceration without foreign body of back   wall of thorax with penetration into thoracic cavity S21.41 Luka laserasi dengan benda asing di dinding dada belakang dengan   penetrasi ke rongga dada
Laceration with foreign body of back wall   of thorax with penetration into thoracic cavity S21.42 Luka laserasi tanpa ada benda asing di dinding dada belakang dengan   penetrasi ke rongga dada
Open wound of abdomen, lower back, pelvis   and external genitals S31 Luka terbuka di area abdomen, punggung bawah, pelvis, dan genitalia   eksterna
Laceration without foreign body of   shoulder S41.01 Laserasi tanpa adanya benda asing di bahu
Laceration with foreign body of shoulder S41.02 Laserasi dengan adanya benda asing di bahu
Laceration without foreign body of upper   arm S41.11 Vulnus laceratum tanpa adanya benda asing di lengan atas
Laceration with foreign body of upper arm S41.12 Vulnus laceratum dengan adanya benda asing di lengan atas
Laceration without foreign body of elbow S51.01 Luka laserasi tanpa ada benda asing di siku
Laceration with foreign body of elbow S51.02 Luka laserasi dengan ada benda asing di siku
Laceration without foreign body of   forearm S51.81 Vulnus laceratum tidak terdapat benda asing di lengan bawah
Laceration with foreign body of forearm S51.82 Vulnus laceratum dengan terdapat benda asing di lengan bawah
Open wound of wrist, hand and fingers S61 Luka terbuka di pergelangan tangan, tangan, dan jari
Laceration without foreign body of hip S71.01 Vulnus laseratum tanpa benda asing di panggul
Laceration with foreign body of hip S71.02 Vulnus laseratum dengan benda asing di panggul
Laceration without foreign body of thigh S71.11 Vulnus laceratum tidak ada benda asing di paha
Laceration with foreign body of thigh S71.12 Vulnus laceratum dengan ada benda asing di paha
Laceration without foreign body of knee S81.01 Luka laserasi tanpa ada benda asing di lutut
Laceration with foreign body of knee S81.02 Luka laserasi dengan ada benda asing di lutut
Laceration without foreign body of lower   leg S81.81 Vulnus laceratum disertai benda asing di tungkai bawah
Laceration with foreign body of lower leg S81.82 Vulnus laceratum tidak disertai benda asing di tungkai bawah
Injuries to the ankle and foot S90-S99 Cedera pergelangan kaki dan kaki
Injuries involving multiple body regions T07-T07 Cedera yang melibatkan area tubuh
Injury of unspecified body region T14-T14 Cedera pada area tubuh yang tidak spesifik

Nah, itu tadi rincian nomor kode ICD 10 vulnus laceratum. Mudah-mudahan dapat membantu para koder sekalian.

Baca juga: Kode ICD 10 Lengkap

  • Sumber:
    • icd.who.int
    • ICD 10 Data

Kode ICD 10 Benda Asing Di Telinga

0
kode ICD 10 benda asing di telinga
Kode diagnosis benda asing di telinga

Pada artikel ini kami akan berbagi daftar rincian kode ICD 10 benda asing di telinga. Ini merupakan bagian dari diagnosis kode ICD 10 THT. Mudah-mudahan bermanfaat bagi para koder sekalian.

Nomer Kode ICD 10 Benda Asing di Telinga

Seperti biasa, sebelum kita memasuki penjabaran kode, kami ingin mengajak para pembaca untuk menyegarkan pengetahuan tentang kondisi medis benda asing di liang telinga.

Pengertian

Benda asing di telinga adalah benda yang asalnya dari luar tubuh yang pada kondisi normalnya tidak ada pada telinga. Ini merupakan problema kesehatan yang sering diketemukan oleh dokter THT, dokter anak, dan dokter umum di unit gawat darurat atau fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) primer.

Benda asing yang diktemukan di telinga bisa sangat beragam, mulai dari benda mati hingga benda hidup. Kasus ini sering terjadi pada telinga luar. Bila tidak dilakukan manajemen terapi yang baik maka dapat menimbulkan beragam komplikasi yang berbahaya seperti kerusakan gendang telinga (perforasi membran timpani), gangguan pendengaran, dan oedema pada liang telinga.

Penyebab

Benda asing yang masuk ke liang telinga bisa berupa benda mati (organik ataupun nonorganik) atau benda hidup. Pada pasien anak seringkali dijumpai kacang hijau, manik-manik, mainan, karet penghapus, dan benda-benda lainnya. Pada orang dewasa yang paling sering adalah kapas cotton bud dan pentol korek api. Serangga berukuran kecil seperti kecoa atau semut dapat menjadi benda asing baik pada orang dewasa ataupun anak-anak.

Gejala

Pasien remaja dan dewasa biasanya dapat mengatakan kepada dokter bahwa ada sesuatu di liang telinga nya. Biasanya yang dikeluhkan adalah rasa tidak nyaman pada telinga dan gangguan pendengaran. Pada kasus yang jarang, keberadaan serangga pada liang telinga dapat merangsang gejala mual dan muntah. Namun, pasien anak mungkin mengetahui adanya benda asing di telinga setelah keberadaannya memunculkan beberapa gejala dan tanda. Yang paling umum adalah sakit pada telinga atau telinga mengeluarkan air.

Kode ICD 10 Corpus Alienum di Telinga

Diagnosis in English Diagnosis dalam Bahasa Indonesia
Foreign body in ear T16 Benda asing di telinga
Foreign body in right ear T16.1 Benda asing di telinga kanan
Foreign body in right ear initial   encounter T16.1XXA Benda asing di telinga kanan kasus awal
Foreign body in right ear subsequent   encounter T16.1XXD Benda asing di telinga kanan kasus lanjutan
Foreign body in right ear sequela T16.1XXS Benda asing di telinga kanan kasus sekuele
Foreign body in left ear T16.2 Benda asing di telinga kiri
Foreign body in left ear initial   encounter T16.2XXA Benda asing di telinga kiri pertemuan awal
Foreign body in left ear subsequent   encounter T16.2XXD Benda asing di telinga kiri pertemuan lanjutan
Foreign body in left ear sequela T16.2XXS Benda asing di telinga kiri kasus sekuele
Foreign body in ear, unspecified ear T16.9 Benda asing di telinga, telinga tidak spesifik
Foreign body in ear, unspecified ear   initial encounter T16.9XXA Benda asing di telinga, telinga tidak spesifik kasus awal
Foreign body in ear, unspecified ear   subsequent encounter T16.9XXD Benda asing di telinga, telinga   tidak spesifik kasus lanjutan
Foreign body in ear, unspecified ear   sequela T16.9XXS Benda asing di telinga, telinga tidak spesifik kasus sekuele

Nah, itu tadi rincian kode diagnosis benda asing di telinga nya. Kode bergantung atas telinga mana yang terkena dan jenis kasus apakah kasus awal, lanjutan, atau sekuele penyakit. Mudah-mudahan bermanfaat.

Bahaya Bayi Tidak Buang Air Besar Seminggu

0
Bahaya Bayi Tidak Buang Air Besar Seminggu
Ilustrasi buang air besar pada bayi

Apakah ada bahaya bayi tidak buang air besar seminggu? Bayi Anda tidak dapat menceritakan bahwasanya dia sedang mengalami masalah buang air besar (BAB). Oleh karena itu, sangat sering sekali terjadi kesalahpahaman perihal konstipasi pada bayi oleh orang tua. Terkadang kebanyakan orang tua tidak memahami efek buruk konstipasi atau sembelit pada buah hati mereka.

Pengetahuan dasar tentang proses pencernaan bayi perlu diketahui dan dipahami oleh orang tua. Hal ini akan membantu untuk bersikap santai dan tetap waspada akan keadaan dan masalah pada saluran pencernaan bayi. Yuk simak penjelasan singkatnya.

Buang Air Besar Sedikit Termasuk Normal?

Bayi, terutama yang berusia di bawah 6 bulan seyogiyanya mengonsumsi air susu ibu (ASI). ASI sangat bermanfaat dan kaya akan nutrisi yang sangat penting untuk tubuh bayi pada masa tersebut. ASI memang makanan cairan yang sesuai untuk bayi.

Oleh karena sifatnya yang penuh nutrisi maka sebagian besar akan diserap oleh usus bayi. Hal ini menyebabkan sangat sedikit yang dialirkan oleh saluran pencernaan ke luar tubuh melalui lubang pembuangan.

Bayi dapat hanya buang air besar sebanyak 1 kali dalam beberapa waktu. Frekuensi BAB 1 kali seminggu adalah hal yang normal bagi bayi yang sedang menyusui ASI. Bayi lain bahkan ada yang pergerakan ususnya lebih lambat, tetapi secara umum masih dikategorikan normal.

Jadi, Anda harus perhatikan tanda dan gejala lainnya. Bila bayi Anda terlihat kesakitan, merintih kerika proses BAB atau masalah lainnya maka segera kontak layanan kesehatan Anda.

Pada kasus yang jarang, terdapat kondisi medis yang menyebabkan konstipasi yang parah dan berlangsung lama. Contohnya, fungsi otot-otot pada usus halus yang tidak bekerja dengan baik. Ataupun terdapat sumbatan pada saluran pencernaan. Hal ini akan menyebabkan tinja menjadi keras.

Definisi Konstipasi

Konstipasi bukan hanya sebatas seberapa sering bayi buang air besar. Ini juga tentang bagaimana usaha nya untuk proses BAB tersebut. Bila tinja memiliki konsistens yang lunak maka biasanya bayi BAB setiap 4 sampai 5 hari, dan ini normal.

Orang tua disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter bilamana bayi mengalami:

  • Proses buang air besar sangat susah dan lama serta bayi terlihat tidak nyaman.
  • Tinja yang keras.
  • Tinja bercampur dengan darah atau berwarna hitam.
  • Bayi tidak BAB secara teratur yaitu sedikitnya satu kali dalam 5 sampai 10 hari.

Komplikasi dan Bahaya Bayi Tidak Buang Air Besar Seminggu

Walaupun konstipasi pada bayi seringkali menimbulkan hal yang tidak nyaman, tapi kebanyakan kasus tidaklah serius. Namun, bukan berarti para orang tua menganggap hal ini sepele karena bila dibiarkan tanpa kontrol yang benar justru akan menyebabkan konstipasi kronis. Berbagai komplikasi pun akan berkemungkinan timbul bila terjadi konstipasi kronis, yaitu:

  • Fisura ani yaitu, kulit yang lecet atau iritasi pada area di sekitar anus.
  • Prolapsus rektum, yaitu bagian rektum keluar ke luar tubuh melalui lubang anus.
  • Konsistensi tinja yang keras atau sangat keras.Bayi cenderung menghindari BAB karena pergerakan usus bisa menimbulkan nyeri.
  • Dalam keadaan lama akan menimbulkan penyakit yang dikenal dengan nama enkopresis.

Baca juga: Bahaya anak tidak BAB seminggu. Nasehat penting untuk orang tua.

Nah, itu tadi berbagai macam bahaya bayi tidak buang air besar seminggu yang mungkin saja muncul bila tidak ditangani dengan tepat. Jangan khawatir karena kebanyakan ini adalah hal yang normal. Disarankan agar orang tua tetap melakukan kontrol dan pemantauan terhadap masalah buang air besar pada bayi.

Kode ICD 10 CAD (Coronary Artery Disease)

0
Kode ICD 10 CAD
Kode diagnosis penyakit jantung koroner

Pada artikel ini kami akan membagikan info kode ICD 10 CAD. Ini merupakan salah satu kode diagnosis yang paling banyak dicari. Yuk disimak di bawah ini.

Nomer Kode ICD 10 CAD

CAD adalah kependekan dari Coronary Artery Disease. Ini adalah suatu keadaan medis dimana terdapat kelainan pada pembuluh darah yang mendarahi jantung, atau sering dikenal dengan arteri koroner. Pembuluh arteri ini akan memberi asupan darah yang kaya akan oksigen dan nutrisi ke otot-otot jantung yang sangat penting untuk mendukung fungsi organ jantung.

CAD lebih sering dikenal dengan penyakit jantung koroner. Ini adalah penyakit yang sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kematian mendadak. Penyakit ini bisa dierita oleh baik laki-laki maupun perempuan.

Kelainan pada pembuluh darah ini bisa berupa penyempitan atau sumbatan. Hal ini menyebabkan keliling dinding pembuluh darah semakin kecil dan menjadi kaku (berkurang keelastisannya). Kelainan ini akan mencetuskan ketidakseimbangan distribusi oksigen dan nutrisi ke jaringan otot jantung.

Sel-sel otot yang tidak mendapatkan kebutuhannya berupa oksigen dan nutrisi akan mengalami gangguan. Hal ini akan mencetuskan munculnya gejala nyeri dada atau angina pektoris dan bahkan serangan jantung yang sifatnya tiba-tiba. Gangguan distibusi oksigen dan nutrisi ini bila dibiarkan tanpa terapi akan menyebabkan kerusakan pada sel-sel otot jantung yang bisa bersifat permanen.

Ciri dan Gejala CAD

Pasien yang telah menderita CAD bisa saja tidak menunjukkan gejala apapun tergantung dari derajat sumbatan. Semakin bear sumbatan maka semakin tinggi kemungkinan gejala akan timbul. Biasanya penyakit CAD pada seseorang diketahui setelah muncul gejala. Adapun gejala yang bisa muncul yaitu:

1. Nyeri dada (angina pektoris)
Ini adalah tanda dan gejala CAD yang paling sering. Pasien merasakan rasa sakit seperti tertekan dan tidak nyaman pada area dada. Area nyeri sesuai dengan bagian manada dari otot jantung yang tidak mendapatkan asupan oksigen. Nyeri juga akan dirasakan menjalar ke area rahang, leher, bahu, lengan, atau punggung. Nyeri biasanya akan semakin parah dengan melakukan aktivitas fisik.

2. Sesak
Sesak muncul sebagai ciri awal kegagalan jantung. Pada keadaan lanjut dimana jantung sudah tidak bisa melakuka pompa ke seluruh tubuh dan paru-paru maka akan timbul penumpukan cairan di jaringan perifer dan paru-paru. Hal ini akan menambah berat derajat sesak nafas.

3. Serangan Jantung
Serangan jantung ini sifatnya mendadak. Ini bisa diakibatkan oleh plak yang lepas dan menyumbat pada area yang mengalami penyempitan dan sumbatan di pembuluh darah. Sumbatan secara tiba-tiba ini akan memunculkan gejala serangan jantung. Untuk mengetahui ciri-ciri serangan jantung yang khas bisa di baca di tautan di bawah ini.
Gejala serangan jantung yang khas

4. Aritmia
Artimia akan terjadi bila kecepatan denyut jantung menjadi tidak teratur. Bisa menjadi lebih cepat atau menjadi lebih lambat.

Faktor Risiko dan Penyebab CAD

Keberadaan tumpukan plak kolesterol di dinding pembuluh darah bagian dalam adalah penyebab penting kejadian penyakit CAD. Ddalam medis, keadaan ini sering dikenal dengan aterosklerosis. Proses aterosklerosis ini akan mengakibatkan diameter pembuluh menjadi lebih sempit. Selain itu, juga akan membuat kakunya dinding pembuluh darah.

Proses aterosklerosis ini tidak terjadi secara singkat, akan tetapi melalui proses yang lama. Menurut penelitian terbaru proses ini bisa dimulai di saat umur muda hingga tua. Adapun faktor-faktor yang meningkatkan pembentukan aterosklerosis dan penyakit CAD antara lain:

  • Pola hidup tidak sehat. Kurangnya aktivitas fisik ditambah dengan terlampau banyak konsumsi makanan yang mengandung lemak dan kolesterol tinggi akan memudahkan seseorang menderita obesitas. Selain itu, ini juga akan meningkatkan risiko pembentukan plak aterosklerosis.
  • Kebiasaan Merokok.
  • Penyakit hipertensi yang tidak dikontrol.
  • Nilai kolesterol di dalam darah yang tinggi yang tidak dikontrol.
  • Penyakit diabetes mellitus (gula darah tinggi di dalam darah) yang tidak dikontrol.
  • Mempunyai riwayat keluarga menderita CAD.

Kode ICD 10 Penyakit Jantung Koroner

  • I25.1 Atherosclerotic heart disease of native coronary artery (Penyakit jantung aterosklerotik pada arteri koroner).
    • I25.10 Atherosclerotic heart disease of native coronary artery without angina pectoris (penyakit jantung koroner tanpa adanya nyeri dada).
    • I25.11 Atherosclerotic heart disease of native coronary artery with angina pectoris (penyakit jantung koroner dengan angina pektoris).

Nah, itu tadi kode diagnosis ICD X untuk penyakit CAD (Coronary Artery Disease) atau penyakit jantung koroner. Mudah-mudahan bermanfaat bagi para koder sekalian.

Format Laporan Kinerja Bulanan PNS Dokter Pertama

0
format laporan kinerja bulanan PNS Dokter Pertama
contoh screenshoot

Di bawah ini contoh format laporan kinerja bulanan PNS dokter pertama. Format ini untuk dokter pegawai negeri sipil yang masih dalam tingkat pertama yang bekerja di rumah sakit dan puskesmas. Format ini bisa jadi rujukan bagi dokter CPNS yang mulai menyusun laporan kinerja untuk kelengkapan administrasi kesehatan.

Isian Laporan Kinerja Bulanan Dokter Pertama PNS

Di bawah ini kami masukkan semua rincian kegiatan yang dapat dilakukan oleh seorang dokter tingkat pertama di rumah sakit dan puskesmas. Rincian kegiatan ini tidak harus dicantumkan keseluruhan. Namun, dipilih berdasarkan unit kerja dokter pertama PNS.

Contoh nya bila dokter bekerja di puskesmas yang tidak ada instalasi rawatan inap, maka tidak diharuskan memasukkan kegiatan “Membuat catatan medis rawat inap”. Jadi, 35 rincian kegiatan di bawah ini adalah pilihan kegiatan yang bisa dilaksanakan oleh seorang dokter ahli tingkat pertama berdasarkan Kepmenpan Nomor 139 tahun 2003.

Format Laporan Kinerja Bulanan Pegawai Negeri Sipil

KOP LAPORAN (NAMA DAN LAMBANG INSTANSI)
FORMAT LAPORAN KINERJA BULANAN PEGAWAI NEGERI SIPIL
BULAN ….. TAHUN  2020
NAMA: Nama Dokter PNS NIP:  1988xxxx 201903 xxxx
JABATAN: Dokter Umum Ahli Pertama UNIT KERJA:  NAMA PUSKESMAS/ RS
NO HARI / TANGGAL RINCIAN KEGIATAN HASIL
1 Melaksanakan pelayanan medis umum rawat jalan tingkat pertama 900 Pasien
2 Melaksanakan pelayanan spesialistik rawat jalan tingkat pertama Pasien
3 Melakukan tindakan khusus tingkat sederhana oleh Dokter umum Pasien
4 Melakukan tindakan khusus tingkat sedang oleh Dokter umum Pasien
5 Melaksanakan tindakan spesialistik tingkat sederhana Pasien
6 Melaksanakan tindakan spesialistik tingkat sedang Pasien
7 Melakukan tindakan darurat medis/ pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) tingkat sederhana Pasien
8 Melakukan kujungan kepada pasien rawat inap Pasien
9 Melaksanakan pemulihan mental tingkat sederhana Pasien
10 Melaksanakan pemulihan mental kompleks tingkat I Pasien
11 Melakukan pemulihan fisik tingkat sederhana Pasien
12 Melakukan pemulihan fisik kompleks tingkat I Pasien
13 Melaksanakan pemeliharaan kesehatan ibu Pasien
15 Melaksanakan pemeliharaan kesehatan bayi dan balita Pasien
16 Melakukan pemeliharaan kesehatan anak Pasien
17 Melakukan pelayanan keluarga berencana Pasien
18 Melaksanakan pelayanan imunisasi Pasien
19 Melaksanakan pelayanan gizi Pasien
20 Melakukan pengumpulan data dalam rangka pengamatan epidemiologi penyakit Pasien
21 Melakukan penyuluhan medik Pasien
22 Membuat catatan medis rawat jalan Laporan
23 Membuat catatan medis rawat inap Laporan
24 Melayani atau menerima konsultasi dari luar atau keluar Kasus
25 Melayani atau menerima konsultasi dari dalam Kasus
26 Menguji kesehatan individu Pasien
27 Menjadi tim penguji kesehatan Pasien
28 Melaksanakan visum et repertum tingkat sederhana Kasus
29 Melaksanakan visum et repertum kompleks tingkat I Kasus
30 Menjadi saksi ahli Kali
31 Melakukan pengawasan penggalian mayat untuk pemeriksaan Kali
32 Melakukan otopsi dengan pemeriksaan laboratorium Kasus
33 Melakukan tugas jaga/ on call Kali
34 Melaksanakan tuga jaga di tempat/ rumah sakit Kali
35 Melaksanakan tugas jaga di tempat sepi pasien Kali
TOTAL HASIL KEGIATAN
NAMA PUSKESMAS/ RS, 31 Januari 2020
Pegawai Negeri Sipil yang dinilai, Pejabat Penilai Atasan Langsung,
NAMA DOKTER PNS PIMPINAN PUSKESMAS/ RS
NIP. 1988xxxx 201903 xxxx NIP. 1972xxxx 199103 xxxx

Laporan Kinerja Format Excel dan Word

Nah, itu tadi format laporan kinerja bulanan PNS Dokter Pertama. Tabel di atas adalah hasil konvertasi dari excel. Silahkan dibuat sedemikian rupa menyerupai dengan tabel di atas agar memudahkan proses pencetakan. Jangan lupa menyertakan kop laporan yang berisi nama dan lambang unit kerja dan instansi yang bertanggung jawab. Mudah-mudahan bermanfaat.

Sumber:
Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No: 139/KEP/M.PAN/11/2003