Home Sistem Urinaria Antibiotik Untuk Infeksi Saluran Kemih

Antibiotik Untuk Infeksi Saluran Kemih

0
35
Antibiotik Untuk Infeksi Saluran Kemih
Pilihan Antibiotik Untuk Infeksi Saluran Kemih

Apa pilihan antibiotik untuk infeksi saluran kemih? Yuk simak jawaban dan pembahasannya pada artikel singkat sistem urinaria di bawah ini.

Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah kondisi yang terjadi ketika organ-organ dalam sistem kemih, seperti ginjal, ureter, uretra, atau kandung kemih, mengalami infeksi. Kondisi ini lebih sering terjadi pada uretra dan kandung kemih dan dapat disebabkan oleh masuknya bakteri melalui uretra yang kemudian berkembang biak di dalam kandung kemih. Jika tidak ditangani, infeksi ini dapat menyebar ke ginjal dan menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Gejala utama dari ISK meliputi menggigil, demam, nyeri pinggang, mual, muntah, dan disuria, yaitu kondisi ketika seseorang sering atau buru-buru buang air kecil. Penyebab utama ISK adalah bakteri Escherichia coli (E. coli) yang sebenarnya hidup di saluran pencernaan tetapi dapat menjangkiti saluran kemih dan menyebabkan infeksi.

Faktor risiko ISK termasuk anatomis wanita yang lebih rentan karena uretra yang lebih pendek, penggunaan kateter urin jangka panjang, kelainan pada saluran kemih sejak lahir, cedera saraf di sekitar kandung kemih, penyumbatan di saluran kemih, sistem imun yang lemah, dan menopause.

Pencegahan infeksi saluran kencing dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan area kemaluan, tidak menahan buang air kecil, meningkatkan konsumsi air putih, dan menghindari penggunaan produk pembersih kewanitaan yang dapat menyebabkan iritasi.

Simak Juga : Obat Alami Infeksi Saluran Kencing pada Wanita Dewasa

Pilihan Antibiotik Untuk Infeksi Saluran Kemih

Dalam hal pengobatan, penggunaan antibiotik sangat penting. Sebagai contoh, levofloksasin telah terbukti efektif terhadap berbagai jenis bakteri penyebab ISK, termasuk pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2. Penelitian menunjukkan bahwa levofloksasin sensitif terhadap 95,45% bakteri penyebab ISK, termasuk Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, dan Klebsiella sp.

Penting untuk diperhatikan bahwa penggunaan antibiotik harus berdasarkan resep dan pengawasan dokter untuk menghindari resistensi antibiotik, yang dapat membuat pengobatan menjadi lebih sulit di masa depan. Jika Anda mengalami gejala yang menunjukkan ISK, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan pengobatan yang sesuai.

Baca Juga : Posisi Tidur Saat Infeksi Saluran Kemih

Referensi:

  • Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Apa itu Infeksi Saluran Kemih?
  • Health Science Journal of Indonesia, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. The Bacterial Susceptibility of Levofloxacin for Urinary Tract Infections Bacteria in Type 2 Diabetes Mellitus Patients.

FAQ:

Q: Apa itu ISK dan bagaimana gejalanya?
A: ISK adalah infeksi pada organ sistem kemih yang gejalanya termasuk demam, nyeri pinggang, mual, muntah, dan sering buang air kecil.

Q: Apa penyebab utama ISK?
A: Bakteri E. coli yang biasanya hidup di saluran pencernaan namun bisa menginfeksi saluran kemih.

Q: Bagaimana cara mencegah ISK?
A: Mencegah ISK dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan, tidak menahan buang air kecil, dan meningkatkan konsumsi air putih.

Q: Apakah antibiotik efektif untuk mengobati ISK?
A: Ya, antibiotik seperti levofloksasin terbukti efektif terhadap bakteri penyebab ISK, namun penggunaannya harus diawasi oleh dokter.

Baca juga kode diagnosis infeksi saluran kencing ini di : Kode ICD 10 ISK

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here