Kode ICD 10 Limfadenopati Colli (Pembesaran KGB di Leher)

0
4439
kode ICD 10 limfadenopati colli

Artikel sharing nomor kode ICD 10 limfadenopati colli. Yuk disimak para koder diagnosis penyakit sekalian. Penyakit ini lumayan sering loh.

Nomor Kode ICD X Limfadenopati Regio Colli

Seperti layaknya biasa, sebelum kami membagikan list kode ICD 10 nya maka kami akan ajak pembaca sekalian mengenali penyakit ini secara singkat. Namun, bagi yang ingin skip silahkan lanjut scroll ke bawah.

Pengertian Limfadenopati Colli

Limfadenopati adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami pembengkakan atau pembesaran kelenjar getah bening (KGB). Kelenjar getah bening ini ada pada banyak bagian tubuh. Ini tersebar sehingga memberikan fungsi dalam mekanisme kekebalan tubuh. KGB sangat penting dalam melawan agen penyebab penyakit seperti virus atau bakteri yang masuk ke tubuh.

Beberapa tempat kelenjar getah bening yang utama antara lain belakang kepala, belakang telinga, leher, dagu, ketiak, dan pangkal paha. Nah, berkaitan dengan bahasan kita ini sebenarnya area leher disebut juga dengan colli dalam bahasa latin. Jadi, limfadenopati colli bisa diartikan sebagai adanya pembengkakan atau pembesaran KGB pada area leher.

Sebenarnya, kelenjar getah bening bisa menjadi membesar secara normal, akan tetapi dalam hal yang wajar. Ukuran pembesaran KGB tiap individu berbeda-beda, bergantung kepada umur, area KGB, dan kemampuan daya tahan tubuh orang tersebut.

Tanda dan Gejala Limfadenopati

Gejala dan tanda utama dari penyakit ini sudah barang tentu pembesaran atau pembengkakan. Bengkak muncul pada bagian bawah kulit yang bisa diiringi nyeri atau pun tidak. Hal ini tergantung kepada patogenesis dan penyebab penyakit.

Selain itu bisa juga ditandai dengan gejala lainnya yang bergantung kepada lokasi bengkak, penyebab, dan keadaan medis pasien. Beberapa diantara gejala dan tanda yang menyertai adalah sebagai berikut:

  • Demam,
  • Ruam pada kulit,
  • Letih atau lemas,
  • Sering mengeluarkan keringat di malam hari, dan/ atau
  • Nafsu makan berkurang dan berat badan turun signifikan.

Disarankan untuk berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter bila mengalami bengkak pada kelenjar getah bening diikuti salah satu atau beberapa tanda di atas.

Prosedur Diagnostik Limfadenopati Colli

Dalam mendiagnosa limfadenopati colli, beberapa prosedur diagnostik penting dapat dilakukan untuk memastikan penyebab dan mengarahkan pengobatan yang tepat. Prosedur-prosedur ini meliputi:

  • Pemeriksaan Fisik: Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik yang menyeluruh, termasuk palpasi kelenjar getah bening di leher untuk menilai ukuran, konsistensi, dan apakah kelenjar tersebut menyakitkan saat disentuh.
  • Tes Darah: Tes darah dapat membantu mengetahui adanya infeksi atau kondisi lain yang dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Parameter seperti hitung jenis leukosit, laju endap darah (LED), dan tes imunologi seringkali digunakan.
  • Imaging Diagnostik: Prosedur pencitraan seperti Ultrasound (USG) leher, Computed Tomography (CT) scan, atau Magnetic Resonance Imaging (MRI) dapat memberikan gambaran lebih detil tentang kelenjar getah bening dan struktur sekitarnya.
  • Biopsi Kelenjar Getah Bening: Jika ada kecurigaan kondisi yang lebih serius seperti kanker, biopsi kelenjar getah bening mungkin diperlukan. Prosedur ini melibatkan pengambilan sampel jaringan dari kelenjar untuk dianalisis lebih lanjut.
  • Tes untuk Infeksi Spesifik: Tergantung pada gejala dan riwayat medis pasien, dokter mungkin juga merekomendasikan tes untuk infeksi tertentu seperti tes HIV, tes tuberkulosis, atau tes untuk infeksi Epstein-Barr Virus (EBV).

Diagnosis Banding Limfadenopati Colli

Dalam menghadapi kasus pembengkakan kelenjar getah bening di area leher (limfadenopati colli), sangat penting untuk melakukan diagnosis banding. Diagnosis banding adalah proses di mana dokter mempertimbangkan berbagai kondisi yang mungkin menyebabkan gejala yang serupa.

Berikut adalah beberapa kondisi yang harus dipertimbangkan dalam diagnosa banding limfadenopati colli:

  • Infeksi: Infeksi bakteri, virus, atau jamur dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Contohnya termasuk infeksi tenggorokan, mononukleosis, atau tuberkulosis.
  • Kanker: Kanker, seperti limfoma atau leukemia, bisa menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening. Kanker yang bermula di area lain dari tubuh juga dapat menyebar ke kelenjar getah bening.
  • Reaksi Alergi: Reaksi alergi terhadap obat-obatan atau zat lainnya dapat menyebabkan limfadenopati.
  • Autoimun: Penyakit autoimun seperti lupus atau rheumatoid arthritis dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Penyakit Granulomatosa: Penyakit seperti sarcoidosis yang ditandai dengan pembentukan granuloma dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening.

Opsi Pengobatan Limfadenopati Colli

Pengobatan limfadenopati colli sangat bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Berikut adalah beberapa opsi pengobatan yang umum digunakan, sesuai dengan etiologi kondisi tersebut:

  • Pengobatan Infeksi: Jika limfadenopati disebabkan oleh infeksi bakteri, pengobatan mungkin termasuk pemberian antibiotik. Untuk infeksi virus, tergantung pada jenis virusnya, antiviral atau pengobatan suportif mungkin diperlukan.
  • Terapi untuk Kondisi Autoimun: Dalam kasus limfadenopati yang disebabkan oleh penyakit autoimun, pengobatan mungkin termasuk obat anti-inflamasi atau obat imunosupresan.
  • Pengobatan Kanker: Jika pembengkakan kelenjar getah bening disebabkan oleh kanker seperti limfoma atau leukemia, opsi pengobatan dapat mencakup kemoterapi, radioterapi, atau terapi target.
  • Manajemen Gejala: Dalam beberapa kasus, pengobatan mungkin berfokus pada pengelolaan gejala. Ini dapat mencakup obat penghilang rasa sakit atau obat antiinflamasi untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan.
  • Pembedahan: Dalam keadaan tertentu, pembedahan mungkin diperlukan untuk mengangkat kelenjar getah bening yang sangat membesar atau jika terdapat kecurigaan adanya kanker.
  • Pendekatan Holistik dan Perubahan Gaya Hidup: Tergantung pada penyebab limfadenopati, pendekatan holistik seperti perbaikan diet, olahraga, dan pengurangan stres juga bisa menjadi bagian dari rencana pengobatan.

Kode ICD 10 Limfadenopati Colli

Sebenarnya tidak ada pembagian kode secara khusus yang menunjukkan pembengkakan KGB di area tertentu. Keseluruhannya dijadikan satu menjadi kode “Localized enlarged lymph nodes“. Untuk lebih jelasnya lihat rincian kodenya di bawawh ini.

  • R59 Enlarged lymph nodes (Pembesaran kelenjar getah bening).
  • R59.0 Localized enlarged lymph nodes (Pembesaran kelenjar getah bening terlokalisir).
  • R59.1 Generalized enlarged lymph nodes (Pembengkakan kelenjar getah bening secara umum).
  • R59.9 Enlarged lymph nodes, unspecified (Pembengkakan kelenjar getah bening, tidak spesifik).

Baca juga: Kode ICD 10 HNP