Home Informasi Obat Tramadol Obat Untuk Apa ?

Tramadol Obat Untuk Apa ?

0
26
tramadol obat untuk apa
tramadol obat untuk apa

Bagi Anda yang bertanya mengenai tramadol obat untuk apa maka Tepat berada pada blog ini. Kami akan mengulas secara ringkas tentang obat ini. Silahkan disimak dengan seksama agar jangan sembarangan mengonsumsi obat jenis ini.

Tentang Tramadol

Tramadol adalah jenis obat untuk mengurangi rasa nyeri, semisal rasa nyeri paska menjalani operasi. Sediaan obat ini ada yang suntikan (injeksi), tablet, ataupun kapsul. Untuk perhatian, obat ini tidak boleh dikonsumsi tanpa petunjuk atau resep dari dokter.

Nama lengkap obat tramadol adalah tramadol hydrochloride. Obat ini bisa digunakan pada pasien dewasa dan anak-anak yang sudah berumur lebih dari 12 tahun. Obat ini akan memberikan pengaruh terhadap reaksi kimiawi di organ otak sehingga menurunkan ambang rasa nyeri.

Pada sedian tablet, tiap tabletnya mengandung 50 mg tramadol hydrochloride. Ada juga sediaan tablet yang dikombinasikan dengan anti nyeri lain semisal parasetamol.

Obat apa saja yang sama dengan tramadol?

Berikut ini beberapa merek paten yang mengandung tramadol, antara lain: Acetram, Analtram, Dolatram, Fiotram, Orasic, Tramal, Tradosik, Tharamed, Ultracet, Zephanal, dan masih banyak lagi yang lain.

Perhatian Sebelum Pemakaian Tramadol

Beberapa poin di bawah ini cukup penting untuk menjadi perhatian sebelum Anda meminum obat ini.

  • Para penderita asma, ileus paralitik, atau fenilketonuria sebaiknya menghindari pemakaian obat ini. Mereka yang alergi terhadap tramadol atau obat opioid lainnya juga harus menjauhi obat ini.
  • Konsultasikan atau beritahukan kepada dokter Anda bilamana pernah atau sedang menderita gangguan organ ginjal, hati, empedu, pankreas, dan kelenjar tiroid sebelum dokter meresepkan obat ini.
  • Kabarkan kepada dokter yang merawat Anda bilamana Anda sedang memakai obat antidepresan dan obat-obat penenang.
  • Diharapkan untuk menghindari penggunaan obat ini bila akan mengemudi atau menggunakan alat-alat berat karena bisa menimbulkan kantuk.
  • Pemanfaatan obat ini tanpa resep dokter akan menimbulkan ketergantungan dan overdosis hingga kematian.

Efek Samping Tramadol

Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin bisa muncul setelah mengonsumsi obat tramadol, antara lain:

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Mual atau hingga muntah
  • Mengantuk
  • Mulut kering
  • Susah buang air besar atau konstipasi
  • Berkeringan
  • Energi berkurang

Pada keadaan yang serius bisa menimbulkan efek samping yang lebih berat, semisal:

  • Susah untuk tidur
  • Jentung berdebar-debar
  • Timbul halusinasi
  • Sesak nafas

Dosis dan Aturan Pakai Tramadol

  • Untuk orang dewasa dan anak-anak lebih dari 12 tahun: 50-100 mg perkali sebanyak 3 kali sehari. Dosis tidak boleh melebihi 400 mg dalam satu hari.
  • Untuk orang lanjut usia (lebih dari 75 tahun): dosis maksimal tidak boleh lebih dari 300 mg dalam satu hari.
  • Untuk sediaan suntikan hanya boleh dilakukan oleh tenaga medis di fasilitas kesehatan
  • Jangan pernah mengonsumsi obat lebih dari dosis yang diresepkan oleh dokter karena berisiko menyebabkan kecanduan.
  • Obat dapat diminum sebelum atau sesudah makan. Namun, disarankan untuk meminum obat bilamana rasa sakit muncul atau dalam kata lain konsumsi obat hanya kapan dibutuhkan.
  • Simpan obat ini dalam suhu ruangan, jauh dari sinar matahari langsung, lembab, dan jangkauan anak-anak

FAQ

Apakah obat tramadol itu narkoba?

Tramadol dikategorikan sebagai narkotika dan bukan psikotropika. Hal ini lantaran tramadol termasuk dalam golongan obat opioid. Biasanya dokter meresepkan obat ini sebagai pereda nyeri dan tidak menimbulkan perubahan perilaku pada pasiennya.

Apakah obat tramadol berbahaya?

Ya bilamana digunakan secara sembarangan. Penggunaan obat ini bisa menimbulkan kencanduan. Efek samping seperti gangguan nafas, kenaikan tekanan darah, dan turunnya denyut nadi bisa terjadi bila digunakan secara sembarangan.

Berapa harga obat tramadol di apotik?

Harga obat generik tramadol berada pada kisaran Rp 30.000 sampai 50.000. Harga bisa berbeda tergantung apotik.

  • Referensi:
    • Chen, S. & Argaez, C. (2018). Tramadol for the Management of Pain in Adult Patients: A Review of Clinical Effectiveness – An Update. Canadian Agency for Drugs and Technologies in Health, ISSN: 1922-8147.
    • Young, J.W.S. & Juurlink, D.N. (2013). Tramadol. CMAJ, 185(8), E352.
    • Badan Pengawasan Obat dan Makanan RI (2017). Cek Produk BPOM. Tramadol.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here