Bagaimana Proses Inseminasi Buatan Dilakukan?

0
66
Bagaimana Proses Inseminasi Buatan Dilakukan
Bagaimana Proses Inseminasi Buatan Dilakukan? Sumber gambar: Gerd Altmann dari Pixabay Free License

Bagaimana Proses Inseminasi Buatan Dilakukan? -Mendapatkan momongan tentu menjadi keinginan setiap pasangan yang sudah menikah, namun pada beberapa kondisi tertentu cukup sulit bagi sebagian pasangan untuk cepat memperolehnya. Tidak jarang sejumlah prosedur inseminasi buatan dilakukan demi bisa segera mendapat momongan.

Untuk menjalankan program ini, tentunya diperlukan kesiapan dan harus dijalani oleh setiap pasangan, tidak hanya dari sisi wanita namun juga dari sang suami. Hal ini tentu saja karena keduanya memiliki andil untuk mewujudkan kehamilan yang diinginkan. Lantas, bagaimana prosedur yang harus dilakukan?

1. Memeriksakan Kesehatan

Sebelum menjalankan prosedur dan langkah-langkah inseminasi buatan, setiap pasangan wajib memeriksakan kesehatan ke dokter kandungan untuk mengetahui kondisi kesuburan masing-masing.

Untuk pasangan wanita, tidak jarang dokter akan memeriksa kondisi tuba falopi dan rahim guna mengetahui apakah rahim Anda juga cukup kuat untuk berkembangnya janin selama masa kehamilan nanti.

Bagi pasangan pria, tentunya yang diperiksa adalah kualitas sperma, apakah normal atau tidak. Selain itu, diperiksa juga apakah kondisi kesehatan pria juga baik, yakni tidak adanya masalah ejakulasi ataupun kesehatan seksual lain yang tidak memungkinkan dilakukannya prosedur inseminasi buatan.

2. Melakukan Stimulasi Ovarium

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh dan kondisi Anda dinyatakan baik, maka langkah selanjutnya adalah fase stimulasi ovarium. Di tahap ini, dokter akan memberikan obat-obat kesuburan untuk merangsang hormon-hormon guna memicu folikel ovarium untuk meningkatkan jumlah telur yang diproduksi.

Selama proses ini, dokter akan rutin memantau pertumbuhan dan perkembangan foliker menggunakan tes darah dan USG. Tes darah dilakukan untuk mengetahui kadar estradiol sedangkan USG digunakan untuk memastikan kesehatan telur yang dihasilkan.

3. Menyiapkan Sperma Yang Baik

Selain persiapan dari pihak wanita, sperma pria juga akan diperiksa secara umum untuk mengetahui kondisinya. Jika sehat, maka dokter akan mengambil sampel air mani lalu dilakukan proses pencucian untuk memilih sel sperma yang sehat.

Proses ini dilakukan dengan cara menghilangkan bahan kimia yang dapat bereaksi negatif. Selain itu juga memilih sperma yang baik, yakni yang memiliki konsentrasi dan pergerakan tinggi untuk mencapai sel telur guna proses pembuahan.

4. Proses Memasukkan Sperma

Ketika semua sampel dan kondisi pasien sudah siap, maka dokter akan memutuskan waktu untuk menjalankan prosedur inseminasi buatan tersebut. Adapun tahapan dalam proses inseminasi ini dilakukan sebagai berikut

  • Pasien akan diminta berbaring di tempat tidur
  • Dokter kandungan akan menggunakan alat spekulum untuk membuka dan melebarkan vagina
  • Kateter berisi sperma akan dimasukkan ke dalam rahim melewati vagina
  • Sperma akan disemprotkan di dekat tuba falopi

Setelah selesai dilakukan tahapan tersebut, biasanya dokter akan meminta Anda untuk berbaring selama beberapa saat setelah dokter melepaskan kateter dan spekulum.

Nah, itu tadi ulasan mengenai bagaimana proses inseminasi buatan dilakukan. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here