Fungsi dan Indikasi Omeprazole Ampul dan Vial

0
104
fungsi indikasi omeprazole ampul dan vial
fungsi indikasi omeprazole ampul dan vial

Pembaca perlu tahu bahwasanya obat omeprazole bukan hanya memiliki sediaan tablet dan kapsul untuk pemakaian oral, tetapi juga untuk penggunaan parenteral. Obat parenteral ini tersedia dalam ampul dan vial. Nah, di sini kami akan membahas tentang fungsi dan indikasi omeprazole ampul dan vial.

Sediaan Omeprazole Parenteral

Obat omeprazole ini tersedia dalam bentuk bubuk yang berperan sebagai solusio pada cairan infus. Tiap ampul atau vial nya mengandung omeprazole 40 mg dalam bentuk bubuk steril berwarna putih hingga putih pudar.

Fungsi Dan Indikasi Omeprazole Ampul Dan Vial

Pemberian obat jenis parenteral ini memiliki syarat yaitu bilamana pasien dalam kondisi yang parah atau pun pemberian obat jenis oral tidak bisa dilaksanakan. Adapun tujuan dari pemakaian obat ini, antara lain:

  • Pencegahan dan pengobatan tukak duodenum (ulkus usus dua belas jari).
  • Pengobatan dan pencegahan tukak lambung.
  • Eradikasi bakteri Helicobacter pylori bila dikombinasikan dengan antibiotika yang sesuai.
  • Pencegahan dan terapi tukak lambung akibat obat antiinflmasi non-steroid.
  • Pengobatan penyakit esofagitis akibat refluks dan dilanjutkan dengan terapi pemeliharaan.
  • Pengobatan sindroma Zollinger-Elison.

Posologi

Seperti penjabaran di atas bahwasanya penggunaan obat ini karena obat jenis oral tidak tepat dan memungkinkan. Pemanfaatan obat ini menggunakan dosis sebesar 1 x 40 mg satu kali dalam sehari secara intravena. Pada sindroma Zollinger-Elison, biasanya dokter memberikan dosis awal 60 mg. Untuk dosis yang lebih tinggi dari 60 mg ini maka pemberian obat dalam dua dosis.

Adminitrasi pemakaian omeprazole ini harus melalui intravena. Biasanya lama pemberian adalah 20-30 menit untuk satu ampul atau vial.

Pada pasien yang fungsi ginjalnya terganggu tidak memerlukan penyesuaian dosis omeprazole vial dan ampul ini. Senada dengan hal ini, pemanfaatan pada kelompok lanjut usia tidak membutuhkan penyesuaian dosis.

Sementara itu, untuk pasien dengan masalah kinerja hati maka membutuhkan mengurangi dosis harian menjadi 10-20 mg. Penggunaan pada anak-anak masih belum mengambil kesimpulan. Hal ini lantaran masih sedikit petunjuk.

Kesimpulan

Nah, iiu tadi pembahasan nya. Kesimpulannya adalah bahwasanya obat parenteral (intravena) ini memiliki tujuan dan khasiat yang hampir sama dengan jenis obat oral. Pemanfaatan obat parenteral ini berlaku bilamana pasien tidak dapat mengonsumsi obat secara oral.

Baca juga: omeprazole vs lansoprazole bagus mana?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here