Susu Yang Cocok Untuk Penderita Asam Lambung

0
213
susu yang cocok untuk penderita asam lambung
Tips memilih susu yang cocok untuk penderita asam lambung

Apakah Anda penderita penyakit asam lambung (GERD)? Dan Anda sangat senang sekali susu? Eits, tunggu dulu! Silahkan simak jenis susu yang cocok untuk penderita asam lambung di bawah ini.

Info terkait: Penyebab asam lambung naik

Memilih Susu Yang Cocok Untuk Penderita Asam Lambung

Susu pada umumnya memiliki kandungan karbohidrat, protein, lemak, dan kalsium. Jumlah takaran zat masing-masing tergantung dengan jenis dan merek susu masing-masing. Sebelum kita membahas tentang pilihan susu yang cocok untuk penderita GERD ini. Kami akan membahas tentang hubungan masing-masing zat dengan asam lambung.

Baca juga: ciri ciri penyakit asam lambung naik

Kalsium dan GERD

Kalsium karbonat adalah zat yang sering terdapat sebagai suplemen kalsium dalam susu. Satu cangkir susu sapi (sekitar 245 mL) memenuhi kira-kira 21-23% kebutuhan kalsium harian. Kalsium karbonat juga mengandung antasid sehingga berperan sebagai agen penetralisir asam. Oleh karena itu, susu seringkali diklaim sebagai obat alami penyakit asam lambung.

Faktanya, pada sebuah penelitian yang melibatkan 11.690 orang pria, yang mengonsumsi diet kalsium tinggi dikaitkan dengan kurangnya angka risiko kejadian refluks asam.

Kalsium ini juga merupakan mineral esensial yang berguna bagi tonus otot. Individu dengan penyakit GERD telah kita ketahui bahwasanya memiliki otot sfingter kerongkongan bagian bawah yang lemah. Otot sfingter inilah yang biasanya bertugas menjaga agar cairan isi lambung tidak aik ke atas kembali.

Sebuah studi dilakukan pada 18 pasien yang menderita asam lambung. Dari mereka ditemukan bahwa sebanyak 50% mengalami penguatan tonus otot sfingter kerongkongan bagian bawah setelah konsumsi kalsium karbonat. Hasil ini menjadi rekomendasi suplemen kalsium karbonat bisa memperbaiki fungsi otot sfingter esofagus.

Protein dan GERD

Susu mengandung banyak protein. Jumlah nya kira-kira 8 gram dalam setiap 1 cangkir susu (245 mL). Penelitian yang dilakukan pada tahun 2017 menunjukkan bahwa penderita asam lambung lebih jarang menderita gejala heartburn setelah konsumsi lebih banyak protein. Para peneliti meyakini bahwa protein yang dikonsumsi mampu membantu merangsang pengeluaran gastrin.

Perlu diketahui bahwa gastrin adalah hormon yang meningkatkan kontraksi otot sfingter esofagus bagian bawah. Selain itu, hormon ini juga membantu mempercepat pengosongan isi lambung. Ini berarti semakin jarang kemungkinan makanan dapat kembali lagi ke atas. Dengan fungsi gastrin yang seperti ini maka akan mengurangi kemungkinan sensasi terbakar di bagian dada.

Lemak dan GERD

Satu cangkir jenis susu tertentu juga mengandung 8 gram lemak. Nah, seperti kita ketahui bahwa makanan yang berlemak dapat memicu terjadinya heartburn. Makanan yang kaya akan lemak akan membuat otot sfingter menjadi rileks dan merenggang. Hal ini akan membuat isi lambung mudah naik ke atas kembali.

Selain itu, zat lemak juga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dicerna dibandingkan protein dan karbohidrat. Keadaan ini akan menunda atau memperlama proses pengosongan lambung. Keterlambatan pengosongan lambung ini berkaitan dengan kejadian heartburn.

Kesimpulan, Susu Apa yg cocok Untuk Penderita Asam Lambung?

Nah, dari penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa jenis susu yang boleh dikonsumsi penderita GERD adalah susu yang mengandung protein, kalsium, dan non-lemak. Namun, sebenarnya masih boleh juga konsumsi susu berlemak jika memang Anda penggila lemak. Akan tetapi, jumlah lemak yang terkandung di dalam susu harus dibatas. Jumlah lemak tidak boleh melebihi 2,5 gram

Informasi berhubungan lainnya: Makanan pereda asam lambung naik

Nah, itu tadi ulasan tentang pilihan susu yang cocok untuk penderita asam lambung. Kami tidak menyampaikan merek, tetapi kandungan di dalam susu yang bagus untuk pasien GERD. Mudah-mudahan bermanfaat.

  • Sumber:
    • fdc.nal.usda.gov (2018): Milk, whole, 3.25% milkfat, with added vitamin D
    • Joon Sung Kim and Byung-Wook Kim (2019): Are Diet and Micronutrients Effective in Treating Gastroesophageal Reflux Disease Especially in Women?
    • Mehranghiz Ebrahimi-Mameghani, et all (2017): Total diet, individual meals, and their association with gastroesophageal reflux disease

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here